Steve Jobs Pernah Tawarkan Dell Pakai Mac OS Tapi Ditolak

Steve Jobs Pernah Tawarkan Dell Pakai Mac OS Tapi Ditolak

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 08 Okt 2021 22:12 WIB
SAN FRANCISCO - JANUARY 11:  Apple CEO Steve Jobs delivers a keynote address at the 2005 Macworld Expo January 11, 2005 in San Francisco, California.  (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)
Steve Jobs Pernah Tawarkan Dell Pakai Mac OS Tapi Ditolak (Foto: Justin Sullivan/Getty Images)
Jakarta -

Memperingati 10 tahun meninggalnya Steve Jobs, bos-bos teknologi ramai membagikan cerita pengalaman mereka bersama mantan CEO Apple tersebut. Salah satunya pendiri dan CEO Dell Michael Dell yang merupakan salah satu teman dekat Jobs.

Dalam wawancara dengan Cnet, Dell menceritakan bagaimana Jobs membujuk perusahaannya untuk melisensikan Mac OS agar dijalankan di perangkat PC berbasis Intel, langkah yang menurutnya bisa mengubah industri PC.

Ceritanya bermula saat Jobs pertama kali mendekati Dell untuk bermitra setelah ditendang dari Apple dan mendirikan NeXT. Jobs ingin Dell menggunakan sistem operasi buatan NeXT di perangkat Dell, dan Jobs mengklaim sistem operasi ini lebih baik daripada Windows.

Kepada Jobs, Dell mengatakan kemitraan itu tidak akan terwujud karena tidak ada aplikasi yang tersedia untuk sistem operasi NeXT dan tidak ada pelanggan yang tertarik.

Setelah Jobs kembali ke Apple, ia kembali menawarkan Dell untuk melisensi Mac OS dan memasangnya di perangkat Dell. Saat itu Jobs mengatakakan kepada Dell bahwa konsumen bisa memilih antara Mac OS atau Windows.

"Ia mengatakan, lihat ini - kami memiliki desktop Dell yang menjalankan Mac OS. Kenapa kamu tidak melisensi Mac OS?" kata Dell, seperti dikutip dari MacRumors, Jumat (8/10/2021).

Dell berpikir itu adalah ide yang bagus dan ia ingin membayar biaya lisensi kepada Apple untuk tiap perangkat Dell yang menjalankan Mac OS. Tapi karena Jobs khawatir penjualan PC bisa mengalahkan Mac karena harganya lebih murah, ia kemudian meminta Dell untuk memasukkan Mac OS bersama Windows di semua PC.

Jobs beralasan dengan cara ini konsumen bisa memilih ingin menggunakan sistem operasi yang mana saat membeli PC Dell. Tapi cara ini juga akan membuat kantong Dell kering karena harus membayar lisensi ke Apple untuk tiap perangkat yang mereka jual.

"Royalti yang ia bicarakan akan berjumlah ratusan juta dolar, dan perhitungannya tidak cocok karena sebagian besar konsumen kami, terutama konsumen bisnis besar, tidak begitu menginginkan sistem operasi Mac," kata Dell.

"Proposal Steve akan menarik kalau kami hanya bilang, 'OK, kami akan membayarmu setiap kali kami menggunakan Mac OS'. Tapi untuk membayarnya bahkan saat kami tidak menggunakannya ... yah, usaha yang bagus Steve," sambungnya.

Masalah royalti itu akhirnya membuat Dell menolak tawaran Jobs. Meski begitu, Dell mengatakan jika kesepakatan itu terwujud kemungkinan bisa mengubah industri PC.

Batalnya kesepakatan antara kedua perusahaan juga tidak membuat hubungan Dell dan Jobs retak. Meski sempat beberapa kali berargumen, Dell mengatakan ia tetap berteman dengan Jobs.



Simak Video "Wujud Surat Lamaran Kerja Steve Jobs yang Laku Hampir Rp 5 Miliar"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)