China dan Korea Utara Mirip, Sama-sama 'Gempet' KPop

China dan Korea Utara Mirip, Sama-sama 'Gempet' KPop

tim detikcom - detikInet
Rabu, 08 Sep 2021 09:20 WIB
IU comeback dengan LILAC
Kesamaan China dan Korea Utara: gencet fans Kpop. Foto: dok. EDAM Entertainment
Jakarta -

China dan Korea Utara hampir mirip dalam urusan Kpop. Kedua negara ini kompak membatasi gerak fans Kpop. Hal ini menarik, karena isu pengetatan aturan di China sedang hangat-hangatnya.

Mengutip CNN Business yang dibaca Selasa (7/9/2021), Weibo mengumumkan telah menangguhkan 21 akun fan base K-Pop. Yang kena penangguhan selama 30 hari adalah akun fans Blackpink, BTS, EXO sampai IU.

Alasan penangguhan menurut Weibo adalah perilaku mengejar idola yang tidak rasional. Para fans awalnya tahu ketika akun fans Jimin BTS kena penangguhan.

Aksi pemerintah China soal ini seakan menjadi tambahan pengetatan aturan negara untuk membersihkan dunia maya dari industri hiburan dan teknologi yang dinilai 'kurang' China. Sebelumnya, aktris Vicky Zhao 'lenyap' dari internet di China. Vicky Zhao hilang dari semua layanan streaming China seperti Tencent Video, iQIYI dan Youku.

Sementara itu, Korea Utara memang dikenal menutup negaranya dari dunia luar. Terkait Kpop, Korut dan China nampaknya sama-sama ketat. Hanya ada satu girl band asal Korea Selatan yang bisa tampil di depan Kim Jong-un yakni Red Velvet yang terkenal dengan lagu salah satunya 'Psycho'.

Sempat viral video yang diunggah oleh channel 'AYO 에이요' pada 29 Januari 2021. Dua pembelot dari Korea Utara yang menjadi host tersebut mengungkapkan betapa populernya Kpop dan BTS di seberang perbatasan namun harus sangat berjuang demi mendengarkan lagu favorit dari artis asal Korea Selatan.

"Ini adalah pendapat pribadi bintang tamu, jadi mungkin ada perbedaan dari situasi sebenarnya di Korea Utara," tulis peringatan pada di deskripsi video berjudul 'You'll get arrested if you like BTS in North Korea? The secret of geeking out that risks your life'.

Menurut kedua host, BTS dan idol lainnya sangat populer di Korea Utara. Bahkan ada banyak cara dilakukan untuk mengelabui pihak berwenang ketika ingin mendengarkan lagu Kpop di depan publik salah satunya dengan menyembunyikan earphone mereka dengan earmuff. Ketika petugas menanyakan lagu apa yang sedang mereka dengarkan, dengan cepat Kpopers mengalihkan lagunya menjadi lagu-lagu dari Korea Utara.

Secara resmi, Kim Jong-un melarang penggunaan bahasa gaul hingga film asing di Korea Utara., Yang terbaru, Kim Jong Un menuding K-pop merusak generasi muda di negaranya.



Simak Video "Media Korea Utara Soroti Drakor D.P., Singgung Militer Korea Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/afr)