Heboh Medsos Fan Base BTS-Blackpink di China Kena Bredel

Round Up

Heboh Medsos Fan Base BTS-Blackpink di China Kena Bredel

Tim - detikInet
Rabu, 08 Sep 2021 06:14 WIB
kostum konser bts
Balada K-Pop di China Kena Bredel (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Tak disangka China melakukan pembersihan budaya K-Pop di internet dan saluran hiburan lainnya. Aturan lebih ketat pun diberlakukan.

Bisa dibilang dalam waktu belakangan ini China bertindak lebih keras terhadap dunia hiburan dan internet. Awalnya, pemerintah China hanya menyasar Jack Ma, Alibaba dan Tencent. Benang merahnya adalah perusahaan teknologi yang kuat di China.

Namun kini dalam babak kedua, dunia hiburan ikut dirambah oleh pemerintah China dengan sejumlah langkah penertiban. Alasannya adalah menggerus nilai-nilai budaya dan karakter China.

Dihimpun detikINET, Rabu (8/9/2021) inilah rangkaian kejadian yang berujung dengan pemberangusan akun medsos fans K-Pop di China.

1. Penertiban terhadap Vicky Zhao

Bola penertiban China terhadap internet dan dunia hiburan bisa dibilang mendapat gongnya dengan penertiban terhadap Vicky Zhao. Aktris paling terkenal dari China, Zhao Wei atau Vicky Zhao diberangus oleh pemerintah China.

Mendadak seluruh konten dan media sosialnya dihapus sehingga tidak bisa lagi diakses di negara tersebut. Vicky Zhao hilang dari semua layanan streaming China seperti Tencent Video, iQIYI dan Youku.

Media pemerintah China, Global Times, menyebut bahwa Zhao banyak punya skandal. Misalnya, ia digugat dalam masalah bisnis investasi, termasuk kepemilikan saham di Alibaba Pictures Group yang dimiliki Alibaba, perusahaan Jack Ma.

Ada juga yang menilai Presiden China Xi Jinping tidak senang dengan pemujaan berlebihan pada selebriti dan ketenaran mereka di media sosial karena dianggap tidak sesuai dengan karakter China.

Tingginya gaji pesohor dinilai pertanda jelas kesenjangan ekonomi. Dari perspektif ideologi, Partai Komunis China ingin agar para seleb menjadi panutan untuk membantu mempromosikan nilai-nilai patriotisme dan cinta pemerintah.

2. Selebriti pria diminta tampil jantan di internet

Anda tidak salah baca. Otoritas China meminta para lembaga penyiaran untuk mencekal artis yang 'posisi politiknya bermasalah' serta selebriti pria yang bertingkah seperti wanita.

Selain mengkritik kultur pemujaan berlebihan pada para selebritis, media milik pemerintah China juga mengecam para bintang laki-laki yang senang mengenakan make up tebal serta gaya yang menunjukkan kesan feminin.

Mereka diminta untuk tampil lebih jantan. Editorial di media milik pemerintah, Guangming Daily, menyebut sebagian bintang yang bergaya seperti perempuan adalah tidak bermoral dan bisa merusak nilai-nilai di masyarakat.

Seorang bintang populer di platform video pendek Douyin mengabarkan bahwa Agustus kemarin mendadak akunnya dicekal karena dinilai terlalu bergaya seperti wanita. Kebijakan ini menjadi perbincangan di media sosial populer di China, Weibo. Sebagian mengkritiknya karena dianggap menekan keberagaman.

Halaman selanjutnya: Aturan keras badan siber dan penangguhan akun fan base K-Pop

3. Aturan ngeri-ngeri sedap badan siber China

Sepak terjang China memberangus dunia hiburan ini rupanya adalah arahan langsung dari Badan Cyberspace China (Cyberspace Administration of China / CAC). Ada aturan baru sejak 27 Agustus 2021.

Aturan itu bertajuk Notice on Further Strengthening the Control of Chaos in the "Rice Circle". Isinya adalah 10 aturan untuk menertibkan internet di China terkait dengan dunia hiburan.

Aturan itu isinya adalah membatalkan daftar ranking artis, optimasi dan penyesuaian aturan ranking, mengatur manajemen artis dengan ketat dan standardisasi akun grup fans. Selain itu ada larangan perilaku negatif fans, membersihkan grup fans ilegal dan tidak boleh mendorong konsumerisme

Aturan badan siber China juga meminta acara kontes online diperketat, melarang keras anak kecil terlibat, dan mengatur kegiatan galang dana fans.

4. Sebanyak 21 Akun fan base K-Pop diberangus

Selebriti pria diminta tampil jantan dan aturan diperketat untuk internet dunia hiburan, kemanakah ini ujungnya? Medsos Fan base K-Pop.

Aturan badan siber ini pun diterapkan. Hasilnya, Weibo mengumumkan telah menangguhkan 21 akun fan base K-Pop. Yang kena penangguhan selama 30 hari adalah akun fans Blackpink, BTS, EXO sampai IU.

Alasan penangguhan menurut Weibo adalah perilaku mengejar idola yang tidak rasional. Para fans awalnya tahu ketika akun fans Jimin BTS kena penangguhan.

"Akun ini untuk sementara dilarang mengunggah karena melanggar peraturan komunitas Weibo," begitu keterangannya.

Weibo mengatakan menentang perilaku mengejar idola yang tidak rasional. Weibo juga mengatakan komitmen mempromosikan kegiatan yang rasional dan mengatur ketertiban di masyarakat.

Kejadian apalagi yang kira-kira akan muncul? Dunia pun tampaknya menunggu. Yang jelas, aksi pemerintah China bersih-bersih internet seputar dunia hiburan yang dinilai tidak sesuai dengan nilai China, masih jauh dari selesai.

(fay/afr)