Bujuk Karyawan untuk Vaksin, Amazon Sebar Jutaan Dolar

Bujuk Karyawan untuk Vaksin, Amazon Sebar Jutaan Dolar

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 08 Agu 2021 14:40 WIB
Vaksin COVID-19 dosis ke-3 atau suntikan booster di Indonesia hanya diperuntukan tenaga kesehatan. Lalu apa efek samping yang dirasakan nakes?
Ilustrasi vaksin COVID-19. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Amazon bagi-bagi hadiah untuk para karyawannya yang mau divaksin COVID-19. Langkah ini tampaknya diambil Amazon untuk membujuk karyawannya agar mau diberi vaksin.

Hadiah yang ditawarkan tak tanggung-tanggung, ada uang tunai senilai USD 500 ribu atau sekitar Rp 7,2 miliar, mobil, sampai paket liburan, yang mereka tawarkan ke para pegawai frontline-nya yang sudah divaksin.

Secara total hadiah undian ini nilainya mencapai USD 2 juta, yang terbagi menjadi dua hadiah uang tunai sebesar USD 500 ribu, enam hadiah uang tunai sebesar USD 100 ribu, lima mobil, dan lima paket liburan.

Program undian ini diberi nama 'Max Your Vax', dan diharapkan bisa mempersuasi karyawannya yang masih enggan diberi vaksin. Program ini dimulai bersamaan dengan peraturan baru terkait masker yang diterapkan Amazon.

Yaitu semua pegawai di fasilitas logistik mereka, baik yang sudah divaksin ataupun belum, harus menggunakan masker. Aturan tersebut diberlakukan mulai 9 Agustus mendatang.

"Kami percaya bahwa cara melindungi pekerja dan komunitas frontline kami dari COVID-19 adalah melalui vaksinasi. Kami punya lebih dari 1.100 tempat vaksinasi untuk mempermudah pegawai kami dan anggota keluarganya untuk mendapat vaksin," ujar Kelly Nantel, juru bicara Amazon.

Sebelumnya Amazon memang sempat membebaskan karyawannya yang sudah divaksin untuk tidak memakai masker selama bekerja. Namun mereka mengubah peraturan ini setelah virus Corona varian delta mulai menyebar di Amerika Serikat.

Program undian ini bukan satu-satunya cara Amazon untuk membujuk karyawannya agar mau divaksin. Sebelumnya mereka menawarkan uang tunai sebesar USD 80 untuk setiap karyawannya yang sudah divaksin. Pasalnya mereka sangat membutuhkan karyawannya untuk tetap bekerja peningkatan transaksi belanja online yang tinggi.



Simak Video "Alasan WHO Akhirnya Luluh soal Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)