Netizen Korsel Ramai-ramai Minta Maaf Karena #SouthKoreaRacist

Netizen Korsel Ramai-ramai Minta Maaf Karena #SouthKoreaRacist

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Selasa, 03 Agu 2021 11:46 WIB
People holding mobile phones are silhouetted against a backdrop projected with the Twitter logo in this illustration picture taken in  Warsaw September 27, 2013.   REUTERS/Kacper Pempel/Illustration/File Photo
Ilustrasi (Foto: Reuters/Kacper Pempel)
Jakarta -

Pernyataan rasis Korea Selatan di Olimpiade Tokyo 2020 masih berbuntut panjang. Di Twitter, netizen Negeri Ginseng ramai-ramai meminta maaf.

Tagar #SouthKoreaRacist sudah mulai bergaung sejak Minggu 1 Agustus 2021 sampai hari ini, Selasa (3/8/2021). Di Indonesia, tagar ini tenggelam dengan kegembiraan Greysia/Apriyani meraih emas olimpiade.

Namun di luar negeri sana, tetap saja ramai orang memperbincangkannya. Untuk yang terlewat dengan perkara apa tagar ini muncul, inilah rangkuman singkat kejadiannya.

Petembak Korea Selatan, Jin Jong Oh menuding Javad Foroughi, peraih emas Olimpiade cabang menembak asal Iran sebagai teroris. Pernyataan Jin itu pun dinilai rasis oleh warganet, #SouthKoreaRacist pun trending nomor satu di Twitter pada hari Minggu kemarin.

Al Arabiya memberitakan bahwa Komite Olimpiade (IOC) menantang balik semua pihak yang menuduh Javad sebagai anggota teroris Garda Revolusioner Iran

"Kami akan bergerak jika mereka bisa memberikan bukti apapun untuk dikirimkan kepada kami," kata Jubir IOC Mark Adams seperti dilihat detikINET, Selasa (3/8/2021).

Jin Jong Oh sendiri diberitakan The Korean Times sudah meminta maaf atas ucapan rasisnya. Namun, tagar #SouthKoreaRacist tetap awet, dugaannya karena banyak netizen Indonesia terutama para fans K-Pop meramaikannya terus.

Dengan hujan kritikan, banyak netizen Korea Selatan menyampaikan permohonan maaf mereka di Twitter. Mereka mengakui yang diucapkan Jin Jong Oh tidak patut, begitu pula kejadian rasis sebelumnya di stasiun TV MBC saat pembukaan Olimpiade Tokyo 2020.

Namun mereka juga meminta masalah rasisme ini jangan dipukul rata. Masih banyak orang Korea Selatan lain yang tidak rasis. Kemudian, jangan pula Korea Selatan diledek sebagai Jepang Barat, karena Korea Selatan juga pernah merasakan dijajah Jepang.

Inilah sebagian permintaan maaf netizen Korea di Twitter:



Simak Video "Yang Bisa Dinantikan di Upacara Penutupan Olimpiade Tokyo 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)