Netizen RI Ramai-ramai 'Geruduk' Akun BWF

Netizen RI Ramai-ramai 'Geruduk' Akun BWF

Tim detikcom - detikInet
Kamis, 18 Mar 2021 08:55 WIB
Jakarta -

Netizen RI benar-benar jengkel dan marah karena seluruh wakil Indonesia dipaksa keluar dari ajang All England 2021. Mereka pun ramai-ramai 'geruduk' akun media sosial (medsos) Badminton World Federation (BWF).

Banyak warganet Indonesia membanjiri kolom komentar Instagram @bwf.official. Mereka mengungkapkan kekesalan serta menuntut keadilan atas keputusan kurang fair oleh panitia All England.

[Gambas:Instagram]

"Apaan wuooy, yg bener ajaa !!!! This is UNFAIR !!!!" tulis akun @rr_rathie.

"JUSTICE FOR INDONESIA TEAM PLEASE!!!!!!!!!!" teriak akun @mznti.alma.

"SHAME ON YOU BWF! YOU'RE SO UNFAIR!," ungkapan kesal @heyjok_.

"Udah gak usah posting apa2,,,udahh kecewa sama kebijakan dr bwf jg yg gak mencari solusi buat altit indonesia," ucap akun @num_andita.

"Kenapa hanya tim indonesia yg WO? itu kmrin yg tesnya positif satu peswat semua kan? Tpi setelah itu dilakukan tes ulang ternyata negatif.. Kok indonesia kagak dikasih begitu? Ini nggak adil minn... Kan peraturannya inggris bilang kalau satu pesawat sama yg terkena virus covid 19 hrus isolasi mandirikan.. Terus itu yg kmrin (thailand,india dan denmark) satu pesawat sama yg positif covid kok kagak di isolasi mandiri justru dilakukan tes ulang lagi dan hasilnya negati.. Nah tim indonesia dari awal sampai ke inggris semuanya negatif kok kayak gini min..." tulis akun @iinthaan_07

Sebelumnya netizen ramai mengungkap kemarahannya di Twitter yang membuat All England jadi trending topic di Twitter.

Seperti diketahui seluruh wakil Indonesia dipaksa keluar dari ajang All England 2021. Hal itu disampaikan oleh PBSI lewat akun resmi di Instagram.

"Seluruh Tim Indonesia dipaksa mundur dari turnamen Yonex All England 2021 dan tidak dapat melanjutkan pertandingan. Hal ini dikarenakan, saat penerbangan dari Istanbul ke Birmingham pada Sabtu (13/3) lalu, terdapat penumpang yang terkena Covid-19. Namun, kami pun tidak diberi tahu siapa, berapa orang, dan dari mana asal orang yang positif tersebut," tulis keterangan PBSI di akun @badminton.ina.

"Sesuai dengan regulasi pemerintah Inggris, jika berada pada satu pesawat yang sama dengan orang yang positif Covid-19, maka diharuskan menjalani isolasi selama 10 hari. Sehingga, tim Indonesia terpaksa mundur dan melakukan isolasi sampai tanggal 23 Maret 2021 di Crowne Plaza Birmingham City Centre, terhitung 10 hari sejak kedatangan tim ke Birmingham pada Sabtu (13/3) lalu."

"Baik dari BWF maupun Panitia All England sendiri pun tidak bisa berbuat apa-apa karena hal ini sudah menjadi regulasi pemerintah Inggris."

"Namun dapat dipastikan, keadaan seluruh tim Indonesia yang berada di Birmingham saat ini dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Hal ini merupakan kejadian luar biasa menyakitkan dan mengecewakan bagi kami semua."

Lewat akun Instagramnya, Marcus Fernaldi Gideon mengungkapkan sangat kesal karena seluruh wakil Indonesia dipaksa keluar dari ajang All England 2021. Pasangan Kevin di ganda putra itu menyinggung BWF, yang seolah bikin keputusan tak adil.