Whitney Wolfe, Dilecehkan Lalu Jadi Penguasa Kencan Digital

Perempuan Penguasa Teknologi

Whitney Wolfe, Dilecehkan Lalu Jadi Penguasa Kencan Digital

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Minggu, 07 Mar 2021 18:07 WIB
CEO Bumble Whitney Wolfe Herd. Bumble adalah aplikasi kencan saingan Tinder dengan konsep perempuan maju duluan.
Whitney Wolfe, CEO Bumble (Joe Scarnici/Getty Images/CNBC)
Jakarta -

Urusan percintaan juga butuh teknologi. Di balik tiga aplikasi kencan paling populer di dunia, ada sosok perempuan kuat bernama Whitney Wolfe yang pernah menjadi korban pelecehan seksual.

Whitney Wolfe Herd kini dikenal sebagai CEO Bumble. Tapi tahukah Anda kalau Whitney Wolf pada 2012 ikut mendirikan aplikasi kencan Tinder. Sebagai Co Founder, dia turut membesarkan Tinder. Namun menurut Vogues, seperti dilihat detikINET, Minggu (7/3/2021) karirnya di Tinder ia sudahi tahun 2014.

Alasannya ironis, Wolfe menjadi korban pelecehan seksual di Tinder oleh mantan bosnya Justin Mateen yang sempat berpacaran dengannya. Wolfe mengajukan tuntutan hukum, namun Tinder membantah ada pelecehan seksual. Kasus ini berakhir di pengadilan.

Momen itu nampaknya menjadi pemacu Wolfe untuk membuat aplikasi kencan sendiri, namun yang lebih aman untuk perempuan. Pada tahun 2014, lahirlah Bumble dengan konsep yang unik.

Di Bumble, pihak perempuan dulu yang melakukan pendekatan untuk kencan. Konsep ini yang membuat Bumble sukses sebagai aplikasi kencan digital. Forbes menuliskan Wolfe menganggap Bumble adalah platform sosial untuk perempuan, bukan aplikasi kencan.

"Saya mengalami sendiri bagaikan hubungan yang tidak setara berdampak negatif pada hidup kita. Saya ingin mengubahnya," kata Wolfe.

Whitney Wolfe menjadi Co Founder dan CEO Bumble Inc. Perusahaan ini memiliki 2 aplikasi kencan yaitu Bumble dan Badoo. Di tahun yang sama, pada 2014, Wolfe mendapatkan pendanaan first round dari miliuner Rusia Andrey Andreev yang merupakan founder Badoo.

Jadi bisa dibilang, Tinder, Bumble dan Badoo menerima sentuhan Whitney Wolfe. Tidak salah jika menyebut Wolfe sebagai perempuan penguasa kencan digital, karena bukan satu, melainkan 3 aplikasi kencan populer melibatkan dirinya.

Meski menjadi penguasa aplikasi kencan digital, Wolfe justru bertemu jodohnya secara offline. Dia berpacaran dengan pebisnis restoran Michael Herd sejak Hari Valentine 2014. Mereka sebelumnya dikenalkan oleh teman dalam liburan di resor ski Aspen di Italia tahun 2013.

Wolfe menikah dengan Herd tahun 2017 dan pada Desember 2019 lahirlah anak pertama mereka Bobby Lee Herd. Sambil menjadi ibu, karir Whitney Wolfe pun terus menanjak di Bumble.

Pada 2021, dia menjadi perempuan miliuner termuda dalam usia 31 tahun dan perusahaannya go public. Nilai total sahamnya adalah USD 13 miliar (Rp 187,2 triliun) dan bagian Wolfe adalah USD 1,5 miliar (Rp 21,5 triliun). Ia pun masuk dalam daftar 500 Biggest Fortune dari Bloomberg Billionaires Index.



Simak Video "Google Rayakan Hari Perempuan Internasional 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/rns)