6 Channel YouTube yang Bisa Bantu Proses Belajar di Masa Pandemi

6 Channel YouTube yang Bisa Bantu Proses Belajar di Masa Pandemi

Tim detikcom - detikInet
Senin, 01 Mar 2021 19:30 WIB
Ilustrasi YouTube, Logo YouTube
6 Channel YouTube yang Bisa Membantu Proses Belajar di Masa Pandemi (Foto: Sean Gallup/Getty Images)
Jakarta -

Di saat diterapkan model belajar dari rumah karena adanya Pandemi COVID-19, YouTube menjadi salah satu media untuk belajar bagi pelajar di tanah air. Banyak pendidik dan pelajar menggunakan YouTube untuk memberikan atau mempelajari sebuah materi pelajaran.

Belajar adalah salah satu kegiatan yang sekarang menggantungkan platform seperti YouTube. Supaya detikers tidak bosan menyimak tayangannya, berikut rekomendasi enam channel asli dari Indonesia dan luar negeri yang menyediakan konten edukatif sekaligus menarik.

Hujan Tanda Tanya
Hujan Tanda Tanya bisa detikers jadikan sumber pembelajaran alternatif di YouTube.com. Dengan lebih dari 360 ribu subscriber, channel tersebut selalu membahas topik-topik umum dari persepsi yang tak biasa. Kategori yang bisa detikers akses juga sangat beragam, dari teknologi, sains, tip & trik belajar, how to learn, hingga bertanya kepada ahli. Konsep belajar informal yang ditawarkan Hujan Tanda Tanya dijamin membuat detikers betah menontonnya.

Sains Bro
Memfokuskan topik pada sains, channel Sains Bro mengemas materi-materi yang selama ini dianggap membosankan menjadi tayangan menyenangkan. Uniknya, Sains Bro menerangkan materi mereka lewat animasi sederhana yang digambar dengan spidol alih-alih software canggih. Channel yang memiliki lebih dari 80 ribu subscriber tersebut menyediakan dua kategori video yang bisa detikers pilih, antara lain ilmu fisika (physical science) dan ilmu kehidupan (life science).

Ayo Mikir
Channel YouTube.com asal Indonesia berikutnya yang layak detikers simak adalah Ayo Mikir. Tak berbeda jauh dari Sains Bro, Ayo Mikir mempersembahkan konten videonya dengan animasi atraktif. Selain itu, mereka selalu mengunggah video baru setiap minggu dengan kategori variatif, antara lain biologi, astronomi, the universe 101, sampai yang trending di Indonesia. Sampai sekarang, Ayo Mikir mempunyai lebih dari 94 ribu subscriber.

Crash Course
Butuh rekomendasi channel luar negeri? detikers dapat membuka Crash Course di YouTube.com. Channel yang sudah eksis sejak 2006 tersebut menyajikan macam-macam materi inti sekolah, sebut saja biologi, sosiologi, sejarah, fisika, kimia, sampai ilmu komputer. Untuk menjelaskan materinya, Crash Course yang sudah mempunyai lebih dari 12 juta subscriber menyajikan materi dengan visual yang membuat kontennya lebih informatif.

English with Lucy
detikers yang ingin mengasah kemampuan berbahasa Inggris dapat mampir ke channel English with Lucy. Dengan lebih dari 8 juta subscriber, channel ini bukan hanya mengajarkan grammar dan vocabulary. detikers juga dapat mengakses konten lain yang tak kalah bermanfaat seperti cara pelafalan, aksen di setiap negara, dan pastinya tip & trik supaya mahir bahasa Inggris. Durasi video yang berkisar dari 10 hingga 15 menit juga tak akan membuat Detikers bosan saat menontonnya.

Computerphile
Channel Youtube.com terakhir yang bisa detikers saksikan video-videonya adalah Computephile. Ketika menelusuri channel ini, detikers dapat mempelajari macam-macam konten yang berhubungan dengan sistem operasi, coding atau bahasa pemrograman, enkripsi data, dan lain sebagainya. Ilustrasi pun ditambahkan supaya penjelasan yang diberikan mudah dipahami. Computerphile sampai saat ini sudah menjaring lebih dari 1,8 juta subscriber.

Apa detikers sudah menemukan channel yang cocok dengan kebutuhan belajar? Selain fokus menonton, jangan lupa mengatur waktu juga, ya. Jangan sampai detikers melupakan kegiatan lain gara-gara keasyikan menyaksikan video di channel-channel YouTube.com. Ambil jeda juga agar mata detikers bisa istirahat sejenak.



Simak Video "Dul Jaelani Lebih Suka ke Acara TV Ketimbang YouTube"
[Gambas:Video 20detik]
(erd/erd)