Bill Gates Yakin Aneka Vaksin COVID-19 Lainnya Juga Ampuh

Bill Gates Yakin Aneka Vaksin COVID-19 Lainnya Juga Ampuh

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 19 Nov 2020 05:40 WIB
Bill Gates masak
Bill Gates Yakin Vaksin COVID-19 Lainnya Akan Tunjukkan Keampuhan Foto: Istimewa
Jakarta -

Bill Gates yakin vaksin COVID-19 buatan perusahaan lain seperti AstraZeneca dan Novavax akan segera menunjukkan keampuhannya. Komentar ini diungkapkan Gates setelah hasil uji coba tahap akhir oleh Pfizer dan Moderna menunjukkan efektivitas hingga lebih dari 90%.

Saat berbicara di event DealBook Online Summit yang diadakan oleh The New York Times, Gates mengatakan kemungkinan perusahaan terdepan lainnya akan memiliki kesuksesan serupa.

"Dengan kabar baik dari Pfizer dan Moderna, kami pikir sekarang kemungkinan AstraZeneca, Novavax dan Johnson & Johnson juga akan menunjukkan keampuhan yang kuat," kata Gates, seperti dikutip detikINET dari Business Insider, Kamis (19/11/2020).

Meski Gates tidak menjelaskan secara lebih lanjut tentang alasan ilmiah di balik prediksinya, banyak ilmuwan juga memiliki harapan yang sama. Semua kandidat vaksin terdepan saat ini menargetkan bagian protein yang sama di virus Corona.

Kesuksesan uji coba tahap akhir vaksin buatan Pfizer dan Moderna ini tentu menggembirakan, tapi masih ada isu seputar manufaktur dan distribusinya.

Menurut Gates ada kemungkinan persediaan vaksin di seluruh dunia pada tahun 2021 akan terbatas, tapi jika vaksin lainnya juga berhasil akan sangat membantu proses manufaktur dan distribusi, terutama di negara berkembang.

Gates mengatakan vaksin virus Corona buatan AstraZeneca, Novavax dan Johnson & Johnshon lebih mudah untuk diproduksi lebih banyak dengan biaya yang rendah dan tidak memiliki ketentuan temperatur yang sama seperti dua vaksin lainnya.

Vaksin buatan Moderna dan Pfizer dikembangkan menggunakan platform vaksin baru bernama messenger RNA dan harus disimpan di tempat yang sangat dingin untuk menjaga efektivitasnya.

Vaksin COVID-19 buatan Moderna bisa tahan di kulkas selama sebulan, tapi vaksin Pfizer harus disimpan di temperatur minus 70 derajat Celcius dan membutuhkan es kering serta tempat penyimpanan khusus. Ketentuan seperti ini tentu akan menyulitkan proses distribusi ke lebih banyak negara.

AstraZeneca sendiri mengatakan mereka akan mendapatkan hasil uji coba tahap akhir sebelum akhir tahun 2020. Sedangkan Novavax dan Johnson & Johnson berharap mulai mendapatkan data di awal tahun 2021.



Simak Video "Bill Gates Beberkan Kapan Pandemi Corona Berakhir"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)