Disetujui Penghulu
Pasangan Indonesia Nikah di Internet
- detikInet
Jakarta -
Karena jarak memisahkan, Rita Sri Mutiara Dewi (50 tahun) dan Wiriadi Sutrisno (52 tahun) melangsungkan pernikahan secara virtual di internet. Rita di Bandung, sementara Wiriadi bekerja di Amerika Serikat.Bila cinta sudah bicara, dan keinginan untuk menikah sudah tak kuasa dibendung, ternyata jarak ribuan mil tak jadi penghalang. Pasangan Rita dan Wiriadi bisa membuktikannya. Dengan bantuan video conference lewat jaringan Voice over Internet Protocol (VoIP), keduanya melangsungkan pernikahan yang dinyatakan sah oleh penghulu.Rita yang berprofesi sebagai guru di Malaysia, sengaja kembali ke kampung halamannya di Bandung, untuk melangsungkan pernikahannya demi disaksikan keluarga dan penghulu. Sedangkan Wiriadi yang asli Sumatera Utara, berprofesi sebagai Fisioterapis yang bekerja di salah satu rumah sakit di California, Amerika Serikat. Saat menikah, Wiriadi tetap berada di tempatnya bekerja, dan hanya disaksikan satu rekannya. Pernikahan tersebut berlangsung Rabu (11/12/2006). Keduanya belum pernah bertemu secara fisik. Pertemuan mereka pun diawali dengan berkenalan di salah satu chatroom. Berlanjut dengan pertukaran foto, hingga ngobrol-ngobrol di telepon. Cinta pun bersemi dan pada akhirnya, Wiriadi melamar Rita tanggal 3 November 2005, juga melalui internet. Karena tidak bisa meninggalkan pekerjaannya, Wiriadi pun menikahi Rita lewat internet."Walau harus melakukannya melalui internet, kita berdua sangat bahagia dengan pernikahan ini," ujar Rita.Ini adalah pernikahan kedua bagi masing-masing mempelai. Meski virtual, pernikahan ini dinyatakan sah oleh penghulu, karena sudah memenuhi syarat yaitu mempelai pria sudah melihat wajah mempelai wanita.Pernikahan tersebut tak bisa lepas dari bantuan seorang teknisi dari PT Telkom Bandung, yang menyiapkan keperluan teknis untuk pernikahan virtual itu. Demikian seperti dikutip detikinet dari Associated Press (AP).Dengan layar video dan speakerphones, keduanya bisa mengucapkan sumpah setia (Ijab Kabul). Dengan memanfaatkan teknologi VoIP untuk transmisi data dan sambungan langsung internasional untuk suara, terjadi delay selama empat detik ketika Ijab Kabul diucapkan.Pernikahan tersebut berlangsung selama 25 menit, dimulai 8.30 WIB dan 17.30 waktu California. Dana yang dikeluarkan sebesar Rp 100 ribuDalam waktu dekat, tepatnya dua munggu lagi, Rita berencana akan berangkat ke California, dan akhirnya bertemu dengan lelaki yang kini sudah menjadi suaminya.
(nks/)