Bill Gates Muda Bandel Banget, Bikin Ayah Ibunya Kewalahan

Bill Gates Muda Bandel Banget, Bikin Ayah Ibunya Kewalahan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 16 Sep 2020 11:14 WIB
Bill Gates Muda
Bill Gates masa kecil. Foto: Facebook
Jakarta -

Pendiri Microsoft Bill Gates, baru saja kehilangan ayahnya. Ada banyak cerita tak disangka, misalnya soal Bill Gates yang ternyata dulunya nakal sekali sampai orangtuanya kewalahan.

Nama lengkap Bill Gates adalah William Henry 'Bill' Gates III. Ayahnya bernama sama dengannya William Henry Gates II yang baru saja meninggal dunia pada usia 94 tahun. Sang ayah akrab dipanggil Bill Gates Sr. Sedangkan sang ibu, Mary Maxwell Gates, wafat tahun 1994.

"Sebagai seorang ayah, aku tidak pernah mengimajinasikan bahwa seorang anak muda yang tumbuh di rumahku, memakan makananku dan menggunakan namaku akan menjadi bosku. Namun itu yang terjadi," kata Gates senior bercanda.

Gates II jadi co-chair di yayasan Bill & Melinda Gates Foundation untuk mengisi masa pensiun. Gates II dahulu dikenal banyak menghabiskan waktu mengejar karir sebagai pengacara, sedangkan merawat anak lebih banyak dilakukan istri, walau Mary juga sibuk di pekerjaannya.

"Dia datang ke rumah, duduk dan makan malam, namun tidak ada semacam pelukan hangat atau hal-hal semacam itu darinya," kata Kristi Blake, anak tertuanya.

Ibu Gates, Mary di masa mudanya dikenal sebagai atlet dan mahasiswa top. Dia menanamkan nilai kedisplinan kepada anak-anaknya yang dituntut belajar keras, olahraga dan les musik. Dia juga berharap anak-anaknya berpakaian pantas dan ramah pada para tamu.

"Dia orang tua yang banyak terlibat dengan anaknya. Bukan hanya soal peringkat di kelas atau semacamnya, namun bagaimana kami harus bersikap di publik," tukas Libby Armintrout, adik Bill Gates.

Bill Gates untuk beberapa waktu berusaha selalu mematuhi perintah ibu dan ayahnya. Namun seiring pertumbuhan usianya, dia kerap membandel. Gates dan sang ibu mulai sering bertengkar karena ia tidak suka terlalu dikontrol oleh sang ibu.

Mereka pun sering adu argumen yang biasanya berhasil didamaikan oleh sang ayah. "Dia memang anak yang nakal," kenang Armintrout, adik Gates.

Puncaknya di sebuah makan malam ketika usia 12 tahun, Gates berkata cukup kasar pada sang ibu karena sebuah pertengkaran. Gates senior melempar botol minum ke anaknya sebagai tanda kemarahan. Gates akhirnya dibawa orang tuanya ke terapis. Sang konselor pun menyarankan untuk tak terlalu mengekangnya

Ibu dan ayah Gates akhirnya membiarkan anaknya tumbuh mandiri dan tidak terlalu mengontrolnya lagi. Gates pun gemar berpetualang untuk menyalurkan hobinya mengutak atik komputer.

Dia pernah menghabiskan beberapa malam di University of Washington untuk main komputer gratis. Dia pernah pula bekerja paruh waktu sebagai programmer di sebuah power plant di selatan Washington.

Setelah mendirikan Microsoft, Bill Gates memutuskan drop out dari Harvard. Meski berat, orang tuanya mendukung keputusannya itu. "Mary dan aku sangat cemas tentang itu. Harapannya dan aku sebenarnya sama dengan orang-orang yang punya anak di universitas, yaitu agar dia wisuda," kata Gates senior.