PSBB Ketat Berlaku di Jakarta, Ini Kebijakan Buat Ojol

PSBB Ketat Berlaku di Jakarta, Ini Kebijakan Buat Ojol

Tim - detikInet
Minggu, 13 Sep 2020 14:44 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengizinkan kembali Ojol mengangkut penumpang hari ini. Rahmat mengingatkan para aplikator memastikan protokol kesehatan dijalankan.
Ilustrasi ojol. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan ojek online (Ojol) boleh mengangkut penumpang dan barang saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang akan berlaku Senin (14/9). Ojol diwajibkan menjaga protokol kesehatan.

"Motor berbasis aplikasi diperbolehkan untuk mengangkut barang dan penumpang, dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat, dan detail aturan ini akan disusun SK Kepala Dinas Perhubungan," kata Anies saat konferensi pers di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (13/9/2020).

Selain ojol, Anies juga mengatur kapasitas penumpang kendaraan pribadi. Kendaraan pribadi hanya boleh mengangkut maksimal satu baris mobil diisi 2 orang, namun aturan ini tidak berlaku jika seluruh penumpang mobil satu tempat tinggal.

"Adapun kendaraan pribadi hanya boleh diisi maksimal 2 orang per baris kursi, kecuali bila kendaraan pribadi mengangkut keluarga yang berdomisili satu rumah. Tapi bila tidak satu domisili, maka harus mengikuti ketentuan maksimal 2 orang per baris," jelas Anies.

Selain itu, Anies juga meniadakan ganjil genap selama PSBB total. Belum diketahui sampai kapan Pemprov meniadakan ganjil genap.

"Kebijakan ganjil genap ditiadakan selama PSBB," ujar Anies.



Simak Video "Prediksi Horor Jika DKI Tak Kembali PSBB"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)