Menkominfo: Requiescat in Pace Jakob Oetama

Menkominfo: Requiescat in Pace Jakob Oetama

Elza Astari Retaduari - detikInet
Rabu, 09 Sep 2020 20:12 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. PLate menyampaikan sambutannya dalam peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Jakarta, Kamis (16/7/2020). Kemenkominfo meluncurkan Gernas BBI dengan mendorong transformasi digital di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) melalui pemberian stimulus maupun fasilitasi UMKM dan ultra mikro sekaligus mendorong kesadaran konsumen Indonesia memanfaatkan teknologi serta membeli produk dalam negeri. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
  *** Local Caption ***
Menkominfo sampaikan belasungkawa tentang Jakob Oetama (Foto: ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengucapkan duka cita atas wafatnya salah satu pendiri Kompas Media Group, Jakob Oetama. Menurutnya, pers Indonesia kehilangan sosok guru.

"Requiescat in Pace (RIP). Keluarga besar Kominfo RI menyampaikan Turut Berdukacita atas berpulangnya alm Bapak Jakob Oetama, teriring doa semoga arwah almarhum berdiam di Rumah Tuhan surga yang kekal," ujar Johnny G Plate kepada wartawan, Rabu (9/9/2020).

Sekjen Partai NasDem ini mendoakan agar Jakob Oetama dapat beristirahat dalam damai. Johnny juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Jakob atas pengabdiaannya selama ini di bidang pers Indonesia.

"Pers Indonesia kehilangan sosok Guru yang mewarnai dinamika pers, demokrasi dan humanitas di Negeri kita di era perubahan dalam arus besar Reformasi dan Restorasi Indonesia," lanjut Johnny.

Sebelumnya, Jakob Oetama meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama dua minggu di RS Mitra Kelapa Gading, Jakarta Utara. Jakob yang menjabat sebagai Presiden Direktur Kelompok Kompas-Gramedia meninggal siang tadi, dan dinyatakan negatif dari virus Corona (COVID-19).

"Sebenarnya pada saat masuk Bapak Jakob ini sekitar lebih dari 2 minggu yang lalu, saat masuk memang dalam kondisi kritis, adanya gangguan multi organ, di mana di samping usia, komorbid, faktor-faktor yang memperberat itu akhirnya beliau mengalami perburukan," kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Mitra Kelapa Gading, dr Felix Prabowo Salim dalam video yang diterima detikcom, Rabu (9/9).

Jakob Oetama meninggal dunia di usia 88 tahun. Ia merupakan wartawan dan salah satu pendiri Surat Kabar Kompas. Jenazah Jakob akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.



Simak Video "Ucapan Duka dan Doa untuk Jakob Oetama Menggema di Twitter"
[Gambas:Video 20detik]
(elz/fay)