Begini Jalannya Upacara Kemerdekaan RI ke-75 Oleh Robot di Klaten

Begini Jalannya Upacara Kemerdekaan RI ke-75 Oleh Robot di Klaten

Achmad Syauqi - detikInet
Kamis, 13 Agu 2020 21:00 WIB
Upacara robot
Upacara bendera oleh robot di Klaten. Foto: Achmad Syauqi detikcom
Klaten -

Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 75 di Klaten digelar oleh para robot yang dikendalikan sejumlah siswa SD, Kamis (12/8/2020). Upacara bendera itu bak upacara resmi kenegaraan.

Layaknya sebuah upacara, upacara bendera oleh para robot itu tidak kalah khidmat. Upacara dimulai pukul 08.45 WIB dengan diawali pasukan disiapkan.

Begitu aba-aba pasukan disiapkan, empat robot terbuat dari rangkaian lego berbentuk menyerupai mobil dengan dua tangan bersiap di tempatnya. Komandan upacara berupa robot humanoid berbentuk manusia bernama Si Bro maju.

Sesampainya di tiang bendera, robot si Bro berdiri. Robot lego yang dikemudikan siswa SD, Hilal, memimpin hormat pada komandan upacara.

Upacara dilanjutkan pengibaran bendera Merah Putih yang dikerek robot tiang bendera. Bendera Merah Putih pun dinaikkan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dan sikap hormat tangan terangkat.

Upacara robotUpacara robot Foto: Achmad Syauqi detikcom

Gerakan gerakan robotik itu memunculkan bunyi decit tetapi gerakannya pas. Setelah bendera merah putih berkibar, dilanjutkan dengan pembacaan naskah proklamasi, pembukaan UUD, Pancasila dan doa oleh empat siswa operator robot.

Acara diakhiri dengan mengheningkan cipta dan menyanyikan lagu lagu perjuangan. Saat akan kembali, komandan upacara Si Bro sempat terjatuh sebab geraknya terlalu kencang.

Direktur LKP Autobot School, Agur Yeka Mulia mengatakan ide awal upacara HUT RI oleh robot itu bermula dari keprihatinan. Sekolah prihatin siswa tidak bisa upacara karena masih pandemi COVID.

" Ide awalnya karena masa pandemi anak kurang kegiatan positif melatih kreatifitas. Mereka kami berikan tantangan dengan upacara robot," ungkap Agur , Kamis (12/8/2020) siang.

Ternyata, kata Agur, tantangan itu diterima empat anak. Akhirnya dilaksanakan upacara bendera oleh robot mereka.

" Mereka mau. Setelah itu kita berikan bimbingan baik daring maupun tatap muka dengan protokol COVID untuk persiapan sehingga terlaksana," jelas Agur.

Acaranya, tambah Agur hanya melibatkan 4 siswa didampingi 5 guru. Tidak semua Siswa dilibatkan sebab masih dalam masa pandemi. "Siswa seluruhnya ada ratusan tapi yang ikut hanya beberapa. Sebab ini masih masa pandemi," pungkas Agur.



Simak Video "7 Tips Rayakan Tujuh Belasan Seru di Rumah"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)