Boeing 747 Masih Pakai Disket 3,5 Inch Buat Pembaruan Software

Boeing 747 Masih Pakai Disket 3,5 Inch Buat Pembaruan Software

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Kamis, 13 Agu 2020 09:04 WIB
Disket di Boeing 747
Foto: Istimewa
Jakarta -

Floppy disk, atau disket, bisa dibilang sudah hampir tak pernah dipakai pengguna PC. Bahkan slot untuk disket pun bisa dipastikan sudah tak ada di PC saat ini.

Namun ternyata masih ada yang memakai disket, bahkan untuk keperluan yang sangat penting. Yaitu Boeing 747-400, yang masih menggunakan disket 3,5 inch untuk pembaruan software-nya.

Baru-baru ini diketahui bahwa pesawat jumbo jet keluaran 1988 itu masih mempunyai slot disket 3,5 mm di dalam kokpitnya. Hal ini diketahui dari peneliti keamanan yang mendapat akses ke dalam kokpit 747 milik British Airways, yang baru mempensiunkan armada 747-nya karena merosotnya penggunaan pesawat komersial selama pandemi Corona.

Tim peneliti keamanan itu kemudian menginspeksi berbagai teknologi yang ada dalam pesawat tersebut, dan menemukan slot disket 3,5 inch di dalam kokpit, yang berfungsi untuk memasukkan database navigasi penting.

Database tersebut harus diperbarui setiap 28 hari, dan saat itu tiba, engineer akan masuk ke kokpit dengan membawa disket untuk memberikan pembaruannya, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (13/8/2020).

Penggunaan disket di pesawat ternyata bukan hal yang aneh, karena saat ini masih banyak pesawat lain yang juga menggunakan disket. Contohnya adalah Boeing 737 yang membutuhkan disket untuk mengakses software avionik di pesawat.

Meski begitu, banyak juga maskapai penerbangan yang sudah memperbarui pesawat-pesawatnya agar tak lagi menggunakan disket. Namun bagi yang belum diperbarui, maka engineer pesawat tersebut masih harus datang setiap bulan dengan membawa delapan disket untuk memperbarui berbagai database navigasi yang ada di pesawat, seperti bandara jalur penerbangan, dan lainnya.

Perlu diketahui, saat ini memang sudah tak banyak maskapai penerbangan yang mengoperasikan 747. Selain terpaksa meng-grounded armadanya karena menurunnya jumlah pengguna akibat pandemi, maupun karena menganggap 747 sudah terlalu tua.

Jika dibandingkan dengan pesawat generasi baru seperti Boeing 777X dan 787, kondisi teknologi di dalamnya tentu berbeda. Kedua pesawat tersebut sudah menggunakan jaringan fiber optik di dalamnya, di mana semua fungsi avioniknya terhubung dalam jaringan ini dan dikontrol menggunakan komputer. Bahkan, pembaruan softwarenya pun bisa dilakukan secara over the air.

[Gambas:Youtube]




(asj/afr)