Twitter Akan Blokir Tautan yang Umbar Kebencian

Twitter Akan Blokir Tautan yang Umbar Kebencian

Josina - detikInet
Rabu, 29 Jul 2020 22:35 WIB
People holding mobile phones are silhouetted against a backdrop projected with the Twitter logo in this illustration picture taken in  Warsaw September 27, 2013.   REUTERS/Kacper Pempel/Illustration/File Photo
Twitter Akan Blokir Tautan yang Mengumbar Kebencian. (Foto: Reuters/Kacper Pempel)
Jakarta -

Twitter telah memperbarui aplikasinya dengan pembaruan peraturan kebijakannya. Dalam aturan tersebut pengguna yang menyebarkan tautan URL dengan konten berisikan kekerasan, sara dan kebencian akan diblokir oleh Twitter tautan tersebut.

Sebelumnya Twitter sudah memiliki aturan yang melarang aksi penyebaran kebencian dan kekerasan dalam sebuah cuitan, namun kebijakan tersebut tidak mencakup konten yang ditautkan.

Sebab itu pengguna tetap bisa menyebarkan kebencian dengan sebuah tautan, karena jika diposting secara langsung dalam sebuah Tweet tentu hal ini akan melanggar peraturan kebijakan Twitter.

Dengan kebijakan baru ini akan mulai berlaku pada 30 Juli mendatang. Twitter dapat memblokir sebuah URL tertentu agar tidak menyebar atau dibagikan ke dalam platformnya.

Selain itu juga akan menangguhkan akun yang sering berbagi jenis tautan berbau kebencian, SARA, hingga kekerasan.

"Tujuan kami adalah memblokir tautan dengan cara yang konsisten dengan cara kami menghapus Tweet yang melanggar aturan kami," tulis Twitter dalam sebuah pernyataan yang dilansir detikINET dari Engadget.



Simak Video "Bos Twitter akan Uji Coba Layanan Berbayar di Platform-nya"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)