Bos Startup Tewas Dimutilasi, Pelaku Asistennya Sendiri

Bos Startup Tewas Dimutilasi, Pelaku Asistennya Sendiri

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 18 Jul 2020 08:44 WIB
Fahim Saleh
Fahim Saleh. Foto: Facebook
New York -

Seorang bos startup tewas mengenaskan di apartemen mewahnya di Manhattan, New York. Pengusutan polisi berbuah hasil, pelaku ternyata adalah asistennya sendiri.

Fahim Saleh yang berusia 33 tahun, adalah pendiri transportasi online Pathao, yang lumayan populer di Bangladesh dan Nepal. Belum lama ini, dia juga membantu mendirikan ojek online Gokada yang beroperasi di Nigeria.

Pada saat SMA, Fahim telah mendirikan website prank bernama PrankDial, yang berhasil mengumpulkan pendanaan sampai USD 10 juta. Ia masih giat berkecimpung di jagat startup dan sering memberi nasihat pada para pendiri startup muda.

Dia ditemukan sepupunya sudah meninggal dunia dimutilasi memakai gergaji mesin, setelah sebelumnya ditusuk. Sang sepupu curiga karena sang bos startup sudah tak terlihat selama beberapa hari.

Penyelidikan oleh kepolisian setempat dalam waktu cepat berhasil menemukan tersangka, yaitu asistennya bernama Tyrese Haspil, yang mengurus keuangan dan urusan pribadi Fahmi. Kamera CCTV menampakkan seorang pria memakai topeng menuju apartemen Fahmi, yang kemudian teridentifikasi sebagai Haspil.

Haspil rupanya juga punya utang ratusan ribu dolar pada Fahmi yang sedang berusaha ia bayar. Mungkin itulah salah satu motif sehingga ia nekat melakukan pembunuhan sadis. "Diyakini bahwa Haspil meminjam uang pada korban dalam jumlah yang signifikan," papar detektif NYPD, Rodney Harrison.

Kematiannya pun menimbulkan duka yang mendalam bagi keluarga dan kolega. "Tidak ada perkataan atau aksi yang bisa menenangkan kami kecuali penangkapan orang yang jahat ini," sebut keluarganya.

"Fahim yakin pada potensi teknologi untuk mentransformasi kehidupan di Bangladesh. Dia akan selalu menjadi inspirasi luar biasa bagi Pathao dan seluruh ekosistem kami," cetus Hussain M Elius, salah satu pendiri Pathao yang dibimbing oleh sang bos startup.



Simak Video "Satu Dekade Gojek: Sudah Bisa Mulai Cetak Cuan di Tahun Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)