Bekas Bos Iklan Google Bikin Mesin Pencari Tanpa Iklan

Bekas Bos Iklan Google Bikin Mesin Pencari Tanpa Iklan

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 23 Jun 2020 17:14 WIB
Neeva, mesin pencari tanpa iklan
Bekas Bos Iklan Google Bikin Mesin Pencari Tanpa Iklan (Foto: Dok. Neeva)
Jakarta -

Sridhar Ramaswamy bersama Vivek Raghunathan membuat perusahaan bernama Neeva, yaitu sebuah mesin pencari -- seperti Google -- namun tanpa iklan sama sekali.

Hasil pencarian dari Neeva ini berasal dari Bing, dan mereka menggunakan data peta dari Apple Maps, data cuaca dari Weather.com, dan data saham dari Intrinio, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Selasa (23/6/2020).

Apa yang menarik? Ramaswamy dan Raghunathan adalah mantan pegawai Google. Bahkan, Ramaswamy adalah bekas bos iklan Google, tepatnya SVP untuk advertising dan commerce, posisi yang mulai diembannya sejak 2013.

Sridhar Ramaswamy, mantan bos iklan Google yang membuat mesin pencari seperti Google namun tanpa iklan.Sridhar Ramaswamy, mantan bos iklan Google yang membuat mesin pencari seperti Google namun tanpa iklan. Foto: Istimewa

Ia dulunya memimpin divisi bernilai USD 115 miliar yang bertanggung jawab terhadap semua iklan yang muncul di layanan Search, YouTube, dan semua situs dengan AdSense. Posisi ini dijabatnya selama lima tahun, sampai akhirnya ia mengundurkan diri karena menganggap pekerjaannya itu bertentangan dengan hati nuraninya.

Titik puncak Ramaswamy di Google terjadi pada 2017, saat muncul laporan investigasi dari London Times mengenai ratusan, bahkan ribuan, komentar bernada pedofilia yang muncul di video anak-anak di Youtube.

"Kita semua mempunyai batasan untuk hal yang bisa kita toleransi di pekerjaan kita. Sampai akhirnya mencapai titik di mana Anda bisa menyebut lingkungan tempat bekerja Anda sudah tak lagi bisa diterima," ujar Ramaswamy.

Saat itu Google berkilah kalau kejadian itu adalah penyalahgunaan bagi platform mereka, namun Ramaswamy tak setuju dengan pembelaan itu. Menurutnya, hal ini adalah sesuatu yang sudah bisa diprediksi saat Google lebih memprioritaskan pemasukan ketimbang penggunanya.

Kini, dua tahun setelah ia mengundurkan diri dari Google pada 2018, Ramaswamy mendirikan Neeva, yang menurutnya tak akan menampilkan iklan, mengumpulkan, ataupun mengambil keuntungan dari data penggunanya.

Monetasi Neeva yang saat ini mempunyai 25 karyawan menurutnya akan dilakukan dari pengguna yang membayar biaya berlangganan untuk menggunakan layanan tersebut. Namun untuk saat ini Neeva belum menetapkan tarif untuk penggunaan layanannya itu.

Neeva, yang berbasis di Mountain View -- kota asal Google --, sejauh ini sudah mendapat pendanaan sebesar USD 37,5 juta dari Greylock, Sequoia Capital -- salah satu investor awal Google -- dan juga dari kocek pribadi Ramaswamy.



Simak Video "Cari Informasi Bermanfaat tentang Covid-19 ala Google"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)