Elon Musk: Pandemi Virus Corona Jadi Latihan untuk Virus Berikutnya

Elon Musk: Pandemi Virus Corona Jadi Latihan untuk Virus Berikutnya

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 09 Mei 2020 05:05 WIB
Elon Musk founder, CEO, and chief engineer/designer of SpaceX speaks during a news conference after a Falcon 9 SpaceX rocket test flight to demonstrate the capsules emergency escape system at the Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Fla., Sunday, Jan. 19, 2020. (AP Photo/John Raoux)
Elon Musk: Pandemi Virus Corona Jadi Latihan untuk Virus Berikutnya (Foto: AP)
Jakarta -

Elon Musk mengatakan cara pemerintah Amerika Serikat merespon pandemi virus Corona bisa dilihat sebagai latihan untuk menghadapi pandemi virus berikutnya yang lebih mematikan.

"Pada titik tertentu mungkin akan ada pandemi dengan tingkat kematian yang tinggi, sesuatu yang membunuh banyak orang berusia 20 tahun, katakanlah," kata Musk dalam wawancara di podcast komedian Joe Rogan, yang dikutip detikINET dari CNBC, Jumat (8/5/2020).

"Ini semacam latihan untuk sesuatu yang di masa depan mungkin memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi," imbuhnya.

Musk percaya bahwa tingkat kematian COVID-19 lebih rendah dari perkiraan. Data dari WHO pada Maret 2020 mengatakan bahwa tingkat kematian akibat virus Corona secara global sebesar 3,4%.

CEO SpaceX dan Tesla ini juga mengatakan pandemi virus Corona saat ini tidak banyak menyerang orang berusia muda. Pernyataan ini tidak sejalan dengan peringatan dari WHO yang mengatakan lebih banyak anak muda yang sakit dan meninggal dunia karena virus Corona.

Executive Director WHO, Mike Ryan mengatakan salah bagi publik untuk mengira bahwa virus Corona hanya menimbulkan masalah serius bagi orang berusia lanjut atau orang dengan penyakit kronis.

Musk memang merupakan salah satu orang yang vokal mengkritisi kebijakan pemerintah AS dalam menangani pandemi yang telah membunuh lebih dari 70.000 orang di AS. Ia juga mengatakan kebijakan lockdown di AS merupakan sesuatu yang fasis dan meminta otoritas untuk mengangkat kebijakan tersebut.

Tapi pria berusia 48 tahun tersebut tetap melihat sisi positif dari pandemi ini. Musk mengatakan setelah pandemi ini selesai manusia akan memiliki kebiasaan yang lebih sehat seperti rajin mencuci tangan dan sering menggunakan masker.

Seiring dengan pemahaman terhadap virus yang terus meningkat juga akan mendorong dihasilkannya vaksin dan obat untuk melawannya.

Mike Tyson akan bertinju lagi, serius?


Simak Video "Membaca Dampak yang Timbul Usai Elon Musk Investasi ke Bitcoin"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)