Terlibat Skandal Korupsi, Pangeran Samsung Janji Tak Wariskan Takhta ke Anak-anaknya

Terlibat Skandal Korupsi, Pangeran Samsung Janji Tak Wariskan Takhta ke Anak-anaknya

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 07 Mei 2020 12:10 WIB
Pangeran Samsung
Pangeran Samsung JY Lee terlibat skandal korupsi nasional. (Foto: dok. Getty Images)
Jakarta -

Pemimpin de facto Samsung Lee Jae-yong atau dikenal juga dengan nama JY Lee menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di televisi atas keterlibatannya dalam skandal korupsi nasional.

Dia mengakui tudingan atas praktik tidak etis tersebut disebabkan 'masalah suksesi' atau pergantian kepemimpinan, dan berjanji bahwa hal semacam itu tidak akan terulang di Samsung.

JY Lee, yang merupakan pangeran atau putra mahkota Samsung, adalah anak tertua Chairman Samsung Lee Kun-hee, dan cucu Lee Byung-chul, yang merupakan pendiri perusahaan raksasa asal Korea Selatan tersebut.

Pada 2017, JY Lee ketiban kasus besar. Pengadilan Korea Selatan menjatuhkan vonis penjara 5 tahun terkait serangkaian tuduhan penyuapan, penggelapan dana, dan penyembunyian aset di luar negeri.

"Kami telah gagal memenuhi harapan publik dan mengecewakan mereka. Kami gagal mematuhi hukum dan etika secara ketat. Semua ini salah saya," kata JY Lee seraya membungkukkan badan tanda permohonan maaf, seperti dikutip dari ZDnet.

"Kami akan memastikan tidak ada lagi kontroversi yang disebabkan oleh suksesi. Memang benar bahwa setiap kontroversi (seputar Samsung) telah disebabkan oleh hal ini," sambungnya.

"Saya berjanji, kami tidak akan lagi mengambil jalan pintas yang dipertanyakan secara etis atau menimbulkan kontroversi dari suksesi. Saya hanya akan fokus pada peningkatan nilai perusahaan," tambahnya.

Samsung Electronics Vice Chairman Lee Jae-yong bows during a news conference at a company's office building in Seoul, South Korea, Wednesday, May 6, 2020. Lee on Wednesday issued a statement of remorse but offered no clear admission of wrongdoing over his alleged involvement in a 2016 corruption scandal that spurred massive street protests and sent South Korea's then-president to prison. (Kim Hong-Ji/Pool Photo via AP)JY Lee membungkukkan badan sebagai permohonan maaf. Foto: AP/Kim Hong-Ji

Berkaca dari kasusnya, JY Lee lantas memutuskan tidak mewariskan takhta Samsung kepada anak-anaknya. Dia diketahui memiliki seorang putri dan seorang putra.

"Saya tidak akan menyerahkan hak manajemen kepada anak-anak saya. Saya sudah memikirkan hal ini sejak lama, tetapi saya tidak ingin mengatakan apa-apa karena saya pikir sangat tidak bertanggung jawab berkomentar mengenai suksesi selama masa-masa sulit ini, dan bahkan sebelum saya telah dievaluasi dengan benar sebagai pemimpin Samsung," jelasnya.

Permintaan maafnya di televisi muncul di tengah persidangan ulang kasus korupsi yang sedang menimpanya. Jaksa berpendapat JY Lee dan eksekutif senior Samsung menyuap pembantu dekat mantan Presiden Korea Selatan Park Guen-hye untuk mendapatkan dukungan pemerintah dalam penggabungan dua afiliasi Samsung yang kontroversial untuk meningkatkan kontrol JY Lee atas grup bisnisnya.

Itu sebabnya, JY Lee ditangkap pada 2017 dan dipenjara pada tahun itu juga. Pengadilan banding kemudian menangguhkan hukumannya dan membebaskannya dari penjara pada 2018. Namun, pada 2019, Mahkamah Agung memerintahkan pengadilan ulang yang saat ini masih dalam proses di pengadilan banding.

JY Lee dan Samsung telah mengakui dakwaan suap dan saat ini hanya berjuang melawan hukuman dalam persidangan ulang. Pada saat yang sama, Samsung membentuk komite kepatuhan independen awal tahun ini, mengikuti saran yang diberikan oleh hakim pengadilan banding.

Komite telah meminta JY Lee menyampaikan permohonan maaf ke publik dan berjanji tidak lagi menimbulkan kontroversi atas penggantinya.

Mike Tyson akan bertinju lagi, serius?


Simak Video "Permintaan Maaf Pangeran Samsung Usai Resmi Bebas Bersyarat"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)