Beri Pidato Kelulusan, Tim Cook Ungkit Flu Spanyol

Beri Pidato Kelulusan, Tim Cook Ungkit Flu Spanyol

Virgina Maulita Putri - detikInet
Senin, 04 Mei 2020 16:55 WIB
Tim Cook
Beri Pidato Kelulusan, Tim Cook Ungkit Flu Spanyol (Foto: Reuters)
Jakarta -

CEO Apple Tim Cook memberikan pidato kelulusan untuk mahasiswa Ohio State University angkatan 2020 yang baru saja lulus. Dalam pidato virtual tersebut, Cook mengungkit wabah flu Spanyol 1918.

Cook harus memberikan pidatonya dari rumah secara virtual karena pandemi virus Corona. Ia pun meminta maaf karena tidak bisa berkumpul bersama para mahasiswa, tapi ia optimis mereka akan bisa menghadapi tantangan ini begitu lulus kuliah.

Dikutip detikINET dari Cnet, Senin (4/5/2020) Cook memulai pidatonya dengan melihat kembali event yang terjadi lebih dari satu abad lalu saat wabah flu Spanyol merebak.

Ia berusaha menyemangati para mahasiswa dengan memberi contoh pencapaian tokoh-tokoh terkemuka seperti Presiden Franklin D Roosevelt, penyair TS Eliot dan penerbang Amelia Earhart yang diraih setelah pulih dari penyakit tersebut.

"Ketika Amelia Earhart terinfeksi flu dari salah satu pasiennya, penyembuhannya lebih rumit dan menyakitkan," kata Cook dalam pidato tersebut.

"Untuk melewati bosannya waktu karantina dan social distancing, ia melihat pesawat terbang yang berlalu lalang dan mempertimbangkan apakah ia ingin berpindah karier," sambungnya.

Cook menambahkan lulusan tahun ini menghadapi sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Tapi ia meyakinkan bahwa mereka yang menghadapi tantangan ini dengan pikiran terbuka akan bisa meninggalkan dampak yang sangat besar bagi orang lain.

Pria berusia 59 tahun ini juga mengungkap bagaimana ia merasa sangat beruntung saat diminta pendiri Apple, Steve Jobs, untuk bergabung bersama perusahaannya pada tahun 1998, begitu juga dengan rasa kehilangannya ketika Jobs meninggal dunia.

"Ketika saya bergabung dengan Apple di 1998, saya tidak bisa percaya bisa seberuntung ini. Saya akan menghabiskan seluruh kehidupan profesional saya bekerja untuk Steve Jobs," ucap Cook.

"Takdir datang seperti pencuri di malam hari. Kesepian yang saya rasakan ketika kita kehilangan Steve adalah bukti bahwa tidak ada yang lebih abadi, atau lebih kuat, dari dampak yang kita tinggalkan untuk orang lain," imbuhnya.

Cook kemudian menutup pidatonya dengan meminta lulusan tahun 2020 untuk berpikir dan bertindak dengan cara baru.

"Kalian adalah kebanggaan orangtua dan kakek-nenek, bibi, paman dan guru juga komunitas yang membentukmu. Bangunlah masa depan yang lebih baik dari yang kalian kira sebagai sesuatu yang pasti," pungkasnya.



Simak Video "CEO Apple Apresiasi Wisudawan 'Apple Developer Academy' Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)