Gandeng Microsoft, Grab Latih 379.000 Pengemudi soal Literasi Digital

Gandeng Microsoft, Grab Latih 379.000 Pengemudi soal Literasi Digital

Alfi Kholisdinuka - detikInet
Kamis, 30 Apr 2020 14:25 WIB
Grab
Gandeng Microsoft, Grab Latih 379.000 Pengemudi soal Literasi Digital (Foto: Dok. Grab Indonesia)
Jakarta -

Menyambut Hari Pendidikan Nasional, Grab Indonesia bekerja sama dengan Microsoft perkuat komitmennya untuk menjembatani kesenjangan keterampilan teknologi mitra pengemudi Grab di 234 kota melalui pelatihan literasi digital.

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi menjelaskan keterampilan digital (digital skills) tersebut menjadi sangat penting untuk bisa bersaing di tengah masyarakat yang semakin berkembang guna menyiapkan dirinya menghadapi disrupsi akibat Industry 4.0.

"Pelatihan yang dapat mereka ikuti mencakup topik-topik seperti ilmu komputer dasar, cara menggunakan internet dan perangkat lunak penunjang produktivitas. Kami berharap hal ini dapat memberikan mitra pengemudi keterampilan teknologi yang dibutuhkan, agar dapat berkembang dalam ekonomi digital," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2020).

Lebih lanjut Neneng menjelaskan literasi digital adalah keterampilan yang bisa mendorong individu untuk terus belajar, mengubah dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital yang cepat. Kerja sama Grab dengan Microsoft ini merupakan salah satu langkah awal dalam mempersiapkan para mitra pengemudi Grab untuk dapat terus bersaing di dunia pekerjaan yang akan terus berubah ini.

"Kami mengundang lebih banyak mitra pengemudi Grab untuk terus memanfaatkan pelatihan online GrabAcademy dan memperkaya pengetahuan mereka. Grab berkomitmen untuk mengatasi kesenjangan dan keterbatasan akses yang dapat menghambat mitra pengemudi kami untuk terus berkembang dan mendapatkan lebih banyak peluang dalam mendapatkan penghasilan," pungkas Neneng.

Sementara itu, President Director of Microsoft Indonesia Haris Izme menjelaskan kekuatan Indonesia ada pada masyarakatnya dan selama 25 tahun terakhir, pihaknya bangga telah dapat memberikan pelatihan bagi 18 juta guru dan siswa untuk memperkuat ekonomi digital.

Diketahui, program Literasi Digital GrabAcademy dan Microsoft diluncurkan di Indonesia pada Maret 2020 lalu dan terbagi dalam 3 topik utama, yakni: Akses Informasi Online, Menggunakan Internet dengan Aman dan Bertanggung Jawab, serta Mengelola Konten Secara Digital. Dalam tiap topik, terdapat beberapa sub-topik yang membahas tentang cara berinternet, melindungi diri dari penipuan online, komputasi awan, cara berinteraksi dalam Microsoft Word, dan lainnya.

"Inisiatif bersama mitra pengemudi Grab ini memperkuat komitmen kami untuk memberdayakan setiap orang dan organisasi di Indonesia untuk mencapai lebih, untuk menciptakan masyarakat Indonesia yang inklusif, terampil dan berkesinambungan," terangnya.

Setelah menyelesaikan pelatihan, Mitra Pengemudi akan mendapatkan sertifikasi dari Microsoft dan GrabAcademy yang langsung dikirimkan ke dalam e-mail mereka. Ke depannya, Grab dan Microsoft akan menambahkan lebih banyak materi lain dalam pelatihan literasi digital ini.

Foto: Dok. Grab Indonesia

Tercatat hingga 16 April 2020 kemarin, sudah lebih dari 379.000 mitra pengemudi Grab dari 234 Kota di Indonesia yang sudah menyelesaikan pelatihan online literasi digital dari Microsoft untuk Subjek 1.

Dua dari ratusan ribu mitra pengemudi Grab yang telah menyelesaikan pelatihan ini dan mendapatkan sertifikasi menjelaskan, banyak info dan wawasan yang belum diketahui ketahui khususnya dari sisi teknologi, dengan adanya pelatihan literasi digital di GrabAcademy dirinya bisa banyak belajar dan belajar untuk menambah wawasan saya.

"Trainingnya juga sangat mudah dipahami dan interaktif serta bisa diikuti kapan saja dan dimana saja, jadi lebih fleksibel," ujar Rafif Gumay.

Sementara itu, mitra pengemudi lain, Franz Xavier juga mengaku sering membuka GrabAcademy di aplikasinya. Ia sering mengikuti pelatihan di GrabAcademy karena ingin mendapatkan informasi dan program serta pengetahuan baru yang disediakan oleh Grab.

"Program ini benar-benar bermanfaat untuk membantu saya berkembang. Cita-cita saya ingin membuka usaha secara online, jadi pelatihan ini sungguh bermanfaat," jelas Franz.



Simak Video "Mulai #LangkahHijau, Donasikan Jejak Karbonmu untuk Penanaman Pohon"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/fay)