Orang Super Kaya Berburu Rumah 'Anti Corona'

Orang Super Kaya Berburu Rumah 'Anti Corona'

Fino Yurio Kristo - detikInet
Senin, 30 Mar 2020 17:15 WIB
Rumah terbaru Zuck
Ilustrasi. Foto: istimewa
Jakarta -

Dengan hartanya, banyak orang kaya punya rumah atau bunker sangat aman, dirancang buat melindungi diri mereka jika ada marabahaya. Termasuk saat ini ketika wabah virus corona melanda banyak bagian dunia.

Dikutip detikINET dari Global Mansion, rumah atau apartemen mereka diperlengkapi dengan ruangan tersembunyi untuk ditempati saat situasi tak menentu. Fasilitas jangan ditanya, ada bar, televisi dan perabotan super mewah.

Beberapa taipan teknologi di Silicon Valley bahkan memiliki rumah perlindungan di Selandia Baru. Dengan lokasi terpencil dan stabilitas keamanan, dipandang sebagai wilayah yang pas untuk menyelamatkan diri.

Salah satunya Peter Thiel, investor pertama sekaligus komisaris Facebook. Ia diketahui punya rumah semacam itu di Quennstown senilai USD 4,8 juta.

Di AS sendiri, orang kaya makin melirik properti di wilayah aman. Terlebih dengan mewabahnya COVID-19, mereka mulai berpikir menghindari kota besar yang rentan jadi episentrum penyakit.

"Orang super kaya mungkin memperluas pilihan mereka untuk dapat memiliki rumah yang aman jauh dari perkotaan padat semacam New York," tutur Emil Hartoonian dari agen properti The Agency.

Beberapa mengincar properti terisolasi yang luas dan rahasia. "Ada permintaan lebih besar untuk properti luas yang lebih terisolasi, berpagar dan privat," paparnya.

Ia mencontohkan salah satu klien pindah ke rumah seperti itu di Long Island sejak awal bulan Maret dengan alasan menghindari wabah corona.

Namun selain alasan lebih aman dari bencana, punya rumah mewah yang terpencil juga bisa karena alasan lain. "Anak-anak muda yang punya banyak uang berdatangan karena mencari gaya hidup yang berbeda," cetus Emil.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)