Lawan Corona, Apple Disulap Jadi 'Produsen' Masker

Lawan Corona, Apple Disulap Jadi 'Produsen' Masker

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 23 Mar 2020 13:22 WIB
Chongqing, China - February 15, 2013: 3M N95 mask China Edition. In this winter serious air pollution in lots of Chinese city. People have to wear N95 mask when they are in outdoor.
Apple komitmen bantu dengan menyumbangkan masker N95. Foto: Dok. iStock
Jakarta -

Virus corona yang terus merebak di berbagai belahan dunia, berdampak pada langkanya ketersediaan masker N95 yang biasa dimanfaatkan para tenaga medis untuk menangani COVID-19. Situasi tersebut membuat Apple disulap jadi 'produsen' masker.

N95 diketahui masker yang sangat ampuh dari percikan berisikan virus seperti corona masuk lewat mulut maupun hidung. Adapun masker ini hanya bisa dipakai untuk sekali pakai.

Dalam cuitan di akun Twitter, CEO Apple Tim Cook menyatakan komitmen perusahaan dalam membantu menghadapi pandemi corona dengan menyumbangkan jutaan masker.

Belum pasti berapa angka persis sumbangan masker dari Apple, Cook hanya mengatakan ini merupakan upaya perusahaan asal Cupertino, AS, tersebut menolong ketersediaan masker untuk tenaga medis di AS dan Eropa.

"Untuk setiap para pahlawan di garda terdepan, kami ucapkan terima kasih," kata Cook di akhir kalimat tweet-nya.

Sebelumnya, Wakil Presiden AS Mike Pence menyebutkan kalau Apple akan menyumbangkan sekitar dua juta masker, seperti dilansir dari The Verge, Senin 923/3/2020).

AS yang turut dilanda pandemi corona ini tengah melakukan pemesanan ratusan juta masker N95 yang dikoordinasikan melalui Departemen Kesehatan dan Layanan Kesehatan.

Sementara itu, di sisi lain, CEO Amazon Jeff Bezos mengatakan pasokan masker dalam tahap kekurangan secara global. Orang terkaya dunia ini terus mencari cara agar mendapatkan masker untuk para pegawainya yang tidak bisa kerja dari rumah.

"Perusahaan telah memesan pembelian jutaan masker wajah yang ingin kami berikan kepada karyawan dan kontraktor kami yang tidak dapat bekerja dari rumah, tetapi sangat sedikit dari pesan itu dipenuhi," kata Bezos.



Simak Video "38 Daerah Berubah Status Jadi Zona Hijau, Mana Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)