YouTube Cekal Video Jamu yang Diklaim Sembuhkan Corona

YouTube Cekal Video Jamu yang Diklaim Sembuhkan Corona

Virgina Maulita Putri - detikInet
Senin, 09 Mar 2020 17:45 WIB
Ilustrasi YouTube, Logo YouTube
YouTube. Foto: Sean Gallup/Getty Images
Jakarta -

Penyebaran disinformasi dan hoax seputar virus corona semakin meluas di Indonesia. Media sosial mainstream pun mengerahkan berbagai cara untuk mencegah penyebaran hoax, termasuk YouTube.

Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Google Indonesia Putri Alam mengatakan mereka menerapkan kebijakan untuk menghapus video seputar jamu atau obat yang diklaim bisa sembuhkan COVID-19 dan lebih ampuh dari dokter.

"Kalau ada video soal jamu-jamu di YouTube akan kita take down. Karena itu bisa buat orang untuk tidak cari bantuan medis," kata Putri di Diskusi Publik Mitigasi Hoax Virus Corona di Kantor Kominfo, Jakarta, Senin (9/3/2020).

"Apa saja yang akan mengurungkan niat viewer untuk mencari bantuan medis, yang jelas saat virus corona ini hanya bantuan medis yang bisa membantu, itu pasti kita takedown," sambungnya.

Putri menambahkan hal tersebut sejalan dengan kebijakan YouTube yang hanya menampilkan konten yang telah terbukti secara medis. Apalagi subjek ini merupakan sesuatu yang sensitif dan munculnya di tengah suasana kritis.

Untuk menyisir konten yang dianggap melanggar ketentuan tersebut, YouTube mengerahkan machine learning dan pengamatan manual. Selain itu, pengguna YouTube dan pemerintah lewat Kominfo juga bisa melaporkan konten yang dianggap menyesatkan agar dihapus.

Putri mengatakan hingga saat ini ia tidak memiliki angka tentang berapa jumlah video yang telah dihapus. Pemerintah juga saat ini belum mengajukan permintaan penghapusan konten.

"Untuk coronavirus setahu saya belum tapi nanti saya cek lagi. Tapi kalau misalnya ada pasti kita tahu," pungkasnya.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fyk)