Anak-anak Steve Jobs Takkan Diwarisi Kekayaan

Anak-anak Steve Jobs Takkan Diwarisi Kekayaan

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 01 Mar 2020 09:21 WIB
Pacaran Eve Jobs
Eve Jobs, putri Steve Jobs dengan Laurene. Foto: Instagram
Jakarta -

Berlimpah kekayaan tidak membuat Laurene Powell Jobs, istri dari mendiang Steve Jobs, memanjakan anak-anaknya. Dia mengatakan tidak tertarik untuk menurunkan harta kekayaan kepada mereka.

"Saya tidak tertarik mewariskan kekayaan, dan anak-anak saya tahu itu. Steve juga tidak tertarik dengan itu," kata Laurene dalam sebuah wawancara yang dikutip dari The New York Times.

Laurene mengatakan, dirinya mendedikasikan hidupnya untuk mendistribusikan kekayaan Steve Jobs secara efektif, dengan cara memberi manfaat bagi individu dan komunitas secara berkelanjutan, sehingga dia tidak berencana membangun dinasti keluarga.

Dia meyakini bahwa akumulasi kekayaan yang besar bisa berbahaya bagi masyarakat, berkaca pada keluarga seperti Rockefeller, Carnegies, Mellons, dan Fords pada abad ke-19 dan ke-20 sebagai contoh.

"Tidak tepat bagi individu mengumpulkan kekayaan dalam jumlah besar yang setara dengan jutaan orang lainnya digabungkan. Tidak adil," katanya. Untuk diketahui, harta Laurene saat ini menurut Bloomberg di kisaran USD 24 miliar atau Rp 343 triliun.

Ibu dari tiga anak ini bertekad untuk mengubah dunia dengan proyek filantropinya yang bernama Emerson Collective. Laurene pertama kali meluncurkan Emerson Collective tahun 2004, dan mendapat banyak pujian.

Mendiang Steve Jobs bersama sang Istri Laurene Powell Jobs di sebuah acara. Mendiang Steve Jobs bersama sang Istri Laurene Powell Jobs di sebuah acara. Foto: dok. Getty Images

Secara sederhana, organisasi ini didedikasikan untuk menangani isu-isu sosial seperti masalah kontrol senjata, pendidikan dan energi melalui kampanye-kampanye media, aktivisme, dan program-program sosial lainnya.

Di balik kekayaan berlimpah yang dimilikinya saat ini, Laurene sebenarnya memiliki latar belakang yang sederhana. Ayahnya meninggal saat ia berumur tiga tahun, dan ibunya harus membesarkannya dan ketiga saudaranya.

Itulah sebabnya ia sangat menyadari bahwa pendidikan adalah kunci untuk kesuksesan di masa depan, karenanya ia sangat mendukung isu pendidikan di Emerson Collective.

Karakternya yang sederhana juga kerap mendapat pujian. Washington Post dalam sebuah tulisan menggambarkan Laurene adalah sosok yang memiliki kekuasaan, namun memiliki karakter yang rendah hati. Dia tidak menggunakan kekuatannya untuk mengalihkan perhatian dari isu-isu yang penting.



Simak Video "Mendikbud: Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Izin Orang Tua"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)