Selasa, 25 Feb 2020 20:04 WIB

Banjir Jakarta, Hati-hati Beredar Hoax Lama

Rachmatunnisa - detikInet
Banjir merendam Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020). Banjir melanda Jakarta pada Selasa (25/2/2020). Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Jakarta -

Di tengah situasi memprihatinkan seperti banjir Jakarta saat ini, masyarakat aktif mencari informasi agar selalu tahu kondisi terkini. Sayangnya, ada saja orang-orang yang menyebarkan hoax.

Salah satunya adalah beredarnya peta genangan banjir tahun 2013 yang disebut sebagai situasi terupdate banjir yang sedang terjadi saat ini. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Agus Wibowo melalui tweetnya, telah mengonfirmasi bahwa informasi tersebut tidak benar.

"Beredar secara luas peta banjir terlampir, ada juga yang diedarkan via link google maps. Peta tersebut adalah peta genangan banjir thn 2013. Peta yang update berdasar laporan masy bisa diakses di http://petabencana.id @BNPB_Indonesia @TurnBackHoax #banjir2020 #Jabodetabek," tulisnya.

Tweetnya ini pun kemudian di-retweet oleh akun Twitter resmi Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) @TurnBackHoax, pertanda konfirmasi dari Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Agus Wibowo valid.

Agus Wibowo dan MAFINDO merekomendasikan masyarakat agar mengakses sumber informasi yang benar terkait banjir yang sedang melanda, salah satunya lewat petabencana.id.

Nah, jangan lupa untuk selalu cek ulang setiap informasi yang beredar di media sosial atau WhatsApp group agar kita terhindar dari hoax. Buat kalian yang terdampak banjir, tetap waspada dan berhati-hati. Semoga air lekas surut ya.



Simak Video "Gugatan Korban Banjir ke Anies Diterima Majelis Hakim"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fyk)