Selasa, 04 Feb 2020 14:23 WIB

Warga China Pakai Aplikasi Ini untuk Hindari Virus Corona

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Ilustrasi WeChat Ilustrasi WeChat. Foto: istimewa
Jakarta -

Warga China menggunakan aplikasi peta dan pemantau perjalanan khusus untuk menghindari area yang sudah terjangkit virus corona.

Aplikasi yang lazim dipakai tersebut berasal dari QuantUrban dan aplikasi tambahan untuk platform WeChat, yang bisa mengambil data resmi dari pemerintahan terkait area yang sudah terkonfirmasi keberadaan virus corona.

Aplikasi tambahan di platform WeChat tersebut bernama YiKuang, atau 'Epidemic Situation', dan aplikasi ini mencakup sejumlah kota di bagian selatan Shenzhen dan Guangzhou. Sementara QuantUrban mencakup sembilan kota lain di provinsi tersebut.

"Melihat peta ini bisa membuat nyaman secara psikologis. Anda memang tak bisa menjamin tak akan ada kasus baru, namun setidaknya Anda bisa menghindari daerah yang sudah terjangkit," ujar seorang pekerja yang berdomisili di Shenzhen.

Sejauh ini di Shenzhen sendiri kasus corona yang sudah terkonfirmasi jumlahnya mencapai 245, alias kota yang paling terdampak dibanding kota-kota besar lain di China seperti Beijing, Shanghai, dan Guangzhou. Sebagai informasi, Shenzhen adalah sebuah kota dengan populasi yang tinggi, dan kebanyakan warganya adalah para pekerja yang aslinya berasal provinsi yang sangat terdampak oleh virus corona.

"Kami ingin menyebarkan informasi pada peta sehingga publik bisa melihat dengan lebih baik area yang terdampak, dan mengingatkan semuanya untuk mempunyai perlindungan yang cukup," ujar Yuan Xiaohui, pendiri dan CEO QuantUrban.

Sementara YiKuang, selain menggunakan data resmi dari pemerintah juga mengandalkan laporan dari para relawan (crowdsourcing) untuk mendapat laporan terkini dari lapangan.



Simak Video "Balapan F1 Jadi 'Korban' Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)