Senin, 27 Jan 2020 09:34 WIB

Kabar Duka, CEO Perusahaan Teknologi Ini Meninggal Muda

Fino Yurio Kristo - detikInet
Leila Janah. Foto: istimewa
San Francisco -

Kabar duka tengah melingkupi jagat teknologi Amerika Serikat. Pendiri dan CEO startup Samasource, Leila Janah, meninggal dunia dalam usia masih sangat muda, 37 tahun.

Seperti dikutip detikINET dari New York Post, Leila menurut keterangan Samasource meninggal karena penyakit kanker langka Epithelioid Sarcoma.

Di tengah dominasi CEO pria, Leila adalah sosok pemimpin perempuan yang cukup menonjol di Silicon Valley. Ia mendirikan Samasource pada tahun 2008, bergerak di bisnis validasi dan penyediaan data, misalnya untuk kecerdasan buatan.

Samasource banyak menggelar program sosial, misalnya melatih warga lokal skill yang diperlukan dan mereka pekerjakan dengan gaji layak. Kantornya ada di San Francisco, New York, Kosta Rika, Nairobi, Kenya sampai Uganda.

"Komitmennya untuk menciptakan dunia yang lebih baik tidak tertandingi. Dampak dari pekerjaannya akan terasa sampai beberapa generasi," demikian pernyataan duka dari Samasource.

"Kami semua berkomitmen untuk meneruskan pekerjaan Leila dan memastikan legasi serta visi yang dibawanya sampai pada tahun-tahun mendatang," tambah mereka.

Sebagai CEO sementara, mereka menunjuk Wendy Gonzalez yang juga merupakan sahabat Leila. Ucapan duka pun mengalir dari komunitas teknologi.

"Leila adalah jenis founder yang kita perlukan ada lebih banyak lagi dan dia akan tetap menjadi teladan tentang bagaimana menjalankan bisnis dengan hati," tulis Danny Crichton dari media teknologi Tech Crunch.

Kabar Duka, CEO Perusahaan Teknologi Ini Meninggal Muda


Simak Video "Waze Bisa Bantu Temukan RS Rujukan Corona Terdekat"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)