Jumat, 24 Jan 2020 16:52 WIB

TikTok China Dipakai Kampanye Waspada Virus Corona

Rachmatunnisa - detikInet
Warga China yang mudik jelang imlek diwajibkan memakai masker. Foto: AP Photo
Jakarta -

Douyin, aplikasi TikTok versi China, menambahkan fitur terbaru untuk ikut ambil bagian dalam menebar kewaspadaan terhadap penyebaran coronavirus atau virus corona.

Seperti dikutip dari Business Insider, aplikasi ini meluncurkan halaman #FightPneumonia yang menampilkan update seputar penyebaran coronavirus, laporan dan analisis, serta informasi relevan lainnya terkait pencegahan terkena virus ini.

Selain meningkatkan kewaspadaan, Douyin juga mendukung para dokter, tenaga medis dan pasien yang terinfeksi untuk melawan virus tersebut. Analis Daniel Ahmad di akun Twitternya menuliskan bahwa aplikasi ini meluncurkan efek video bernama 'Jiayou' sebagai bentuk dukungan untuk meninggalkan pesan positif yang ditujukan pada para dokter, tenaga medis, dan pasien. Jiayou sendiri berarti adalah ungkapan penyemangat.

Dari selebriti, influencer, hingga pengguna Douyin biasa, ramai-ramai memposting video dengan efek Jiayou untuk menunjukkan suport moral mereka dalam kondisi yang mengkhawatirkan terkait penyebaran virus corona.

Untuk diketahui, virus corona dilaporkan menyebar pertama kali di Wuhan, China, Desember 2019. Virus yang memiliki gejala seperti pneumonia ini membuat orang yang terinfeksi mengalami demam, batuk-batuk dan sulit bernafas. Sejauh ini, dilaporkan sudah 25 orang meninggal dunia terinfeksi virus corona di China.

Ini bukan pertama kalinya Douyin atau TikTok menggatap informasi kesehatan. Oktober lalu, TikTok bekerja sama dengan perusahaan dan kreator konten di India, membuat video-video tips dan kesadaran akan kesehatan mental.



Simak Video "Marshanda Sebut Dirinya Trendsetter TikTok"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)