Facebook Hapus Autentikasi Nomor Telepon

Facebook Hapus Autentikasi Nomor Telepon

Muhammad Imam Birawa - detikInet
Senin, 23 Des 2019 07:01 WIB
Foto: ABC Australia
Jakarta - Facebook berhenti menggunakan nomor telpon untuk autentikasi dua faktor. Langkah ini merupakan upaya perusahaan milik Mark Zuckerberg untuk meningkatkan privasi penggunanya.

Reuters melaporkan pada awal tahun Facebook diketahui menggunakan data autentikasi dua faktor seperti nomor telepon dan alamat email untuk iklan yang ditargetkan. Namun pada Juni lalu, mereka berhenti menggunakan nomor telepon untuk iklan dan sekarang akan menyetop menggunakan informasi untuk menyarankan orang yang mungkin pengguna kenal.


Laporan ini menyakini perubahan autentifikasi sebagai upaya perbaikan privasi pengguna setelah Facebook dinyatakan bersalah oleh FTC (Federal Trade Commission) dan didenda USD 5 miliar atau sekitar Rp 70 triliun.

"Berdasarkan feedback dari komunitas privasi dan keamanan, kami telah mulai memperbarui fitur autentikasi dua faktor sehingga nomor telepon yang ditambahkan orang di sini tidak akan digunakan untuk menyarankan teman," kata juru bicara Facebook seperti dikutip dari CNET, Minggu (22/12/2019).

Perubahan di atas bisa dikatakan upaya besar yang dilakukan Facebook sejak terungkap kasus penyalahgunaan 87 juta data pribadi penggunanya oleh pihak ketiga, yakni Cambridge Analytica. Selain penyelesaiannya dengan FTC, yang menangani masalah privasi skandal Cambridge Analytica, Facebook harus mematuhi undang-undang privasi baru di seluruh dunia.


Itu termasuk Peraturan Perlindungan Data Umum di Uni Eropa, Undang-Undang Privasi Konsumen California, dan Undang-Undang privasi komprehensif di California yang mulai berlaku awal tahun depan. Karenanya sebelum diperluas secara global pada tahun 2020, Facebook akan mulai memperbaiki penggunaan data autentikasi dua faktornya di Pakistan, Ekuador, Libya, Ethiopia, dan Kamboja minggu ini.



Simak Video " 'Selamat Datang Habib Rizieq' Dilabeli Berbahaya oleh Facebook"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)