Rabu, 06 Nov 2019 11:26 WIB

Mitra Gojek Ini Jadi 'Pahlawan' Pendidikan untuk Indonesia Lebih Baik

Faidah Umu Sofuroh - detikInet
Foto: Dok. Gojek Foto: Dok. Gojek
Jakarta - Gojek memberikan apresiasi kepada 9 'pahlawan' ekosistem yang mewakili jutaan mitra di dalam ekosistem Gojek. Apresiasi ini diberikan dalam momen ulang tahun Gojek ke-9. Para 'pahlawan' ini dinilai telah menunjukkan kinerja, integritas, serta melakukan inisiatif luar biasa yang bermanfaat bagi orang banyak, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk terus berbuat kebaikan.

"Tidak hanya untuk masyarakat luas, 9 'pahlawan' ekosistem ini juga menginspirasi kami di Gojek untuk terus berinovasi memberikan kontribusi positif bagi bangsa, dengan memanfaatkan teknologi," kata Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo, dalam keterangan tertulis, Rabu (6/11/2019).

Beberapa mitra Gojek ini terbukti melakukan tindakan-tindakan yang sangat inspiratif dan mampu memberikan motivasi kepada mitra yang lain untuk melakukan kebaikan.

Joko Kristiyanto-Mitra GoCar

Mitra Gojek Ini Jadi 'Pahlawan' Pendidikan untuk Indonesia Lebih BaikFoto: Dok. Gojek

Pria asal Solo ini merupakan salah satu mitra #DriverJempolan GoCar yang sehari-hari menjadi 'pahlawan' bagi masyarakat pengguna Gojek di Solo sejak 2 tahun lalu. Jauh sebelum bergabung sebagai mitra driver Gojek, Joko mendirikan Yayasan Sinar Pelangi untuk menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak keluarga pemulung, pengamen dan pengemis di kawasan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo.

Hingga saat ini, Yayasan Sinar Pelangi telah memiliki 15 anak didik dengan empat orang tenaga pengajar. Dengan biaya operasional yayasan yang ditopang oleh Joko melalui usahanya sebagai mitra GoCar di Gojek.


"Pendidikan merupakan kebutuhan semua anak bangsa tanpa terkecuali. Merupakan kebahagiaan bagi saya dan rekan-rekan pengajar apabila mereka memiliki hak yang sama dalam meraih pendidikan, bahkan sampai ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, untuk meningkatkan kemampuan ekonomi keluarganya. Mimpi saya masih besar untuk dapat menjangkau lebih banyak lagi anak-anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu," tuturnya.

Pamungkas, Pemilik Raja Bebek dan Ayam-Merchant GoFood

Mitra Gojek Ini Jadi 'Pahlawan' Pendidikan untuk Indonesia Lebih BaikFoto: Dok. Gojek

Pamungkas adalah pemilik rumah makan Raja Bebek dan Ayam yang sudah menjadi mitra GoFood selama lebih dari 2 tahun. Pertama kali restorannya berdiri yakni di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan awal 2017 silam.

Hal yang membuatnya menjadi figur inspiratif adalah itikad baik dan upaya Pamungkas dalam merekrut masyarakat setempat untuk menjadi pegawai di sembilan cabang Restoran Raja Bebek dan Ayam yang berlokasi di Jakarta Selatan, Depok dan Tangerang Selatan.

Secara konsisten, Pamungkas terus berbagi ilmu memasak dan bisnisnya kepada seluruh karyawannya. Ia ingin kelak para karyawannya juga bisa menjadi wirausahawan kuliner seperti dirinya. Selain itu, ia juga memberdayakan para peternak daerah dan pengusaha lokal untuk menjadi pemasok (supplier) langsung dalam menyediakan bahan dasar (ayam dan bebek) serta sayur-sayuran bagi bisnisnya.

Ke depan, sejalan dengan rencana pengembangan usahanya, Pamungkas berencana untuk membuka program Mitra Kuliner untuk meningkatkan taraf hidup para karyawan lama agar bisa melayani lebih banyak lagi konsumen Restoran Raja Bebek dan Ayam.

Leo Candra Kumara, pemilik Baso Aci Juara-Merchant GoFood

Mitra Gojek Ini Jadi 'Pahlawan' Pendidikan untuk Indonesia Lebih BaikFoto: Dok. Gojek


Leo Candra adalah pemilik rumah makan Baso Aci Juara yang sudah menjadi mitra GoFood. Bergabung dalam ekosistem Gojek selama hampir 2,5 tahun. Kini ia berhasil memiliki 60 gerai di Jakarta dan beberapa kota lainnya. Di balik kesuksesannya, Leo memiliki kisah hidup yang menarik dan menginspirasi banyak orang.


Ia membuka peluang kerja bagi siapa pun yang dulunya tidak mampu menyelesaikan pendidikan di bangku sekolah untuk menjadi pegawai di gerai-gerai Baso Aci Juara. Selain direkrut menjadi pegawai, Pak Leo pun berkomitmen untuk membiayai para pegawainya mengikuti pelatihan dan/atau meneruskan pendidikan yang sempat putus di tengah jalan. Ia berkeyakinan bahwa seseorang bisa meraih mimpinya asalkan bekerja keras dan dilakukan di jalan yang benar, walaupun mereka dulunya tidak berkesempatan untuk menyelesaikan pendidikan.

Sejak berdiri pada 2010, Gojek telah dikenal luas karena pertumbuhan pesat yang sejalan dengan dampak sosial ekonomi yang dihasilkan di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Hingga saat ini Gojek berhasil menciptakan lebih dari 2 juta peluang penghasilan, menghubungkan lebih dari 500.000 pengusaha makanan yang sebagian besar merupakan UMKM ke pasar yang lebih besar, dan aplikasinya diunduh lebih dari 155 juta kali oleh pengguna di beberapa negara Asia Tenggara.

Simak Video "Tekan Pengeluaran Mitra Driver, Gojek Luncurkan Pojok Swadaya"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/fay)