Jumat, 25 Okt 2019 13:16 WIB

Chatbot Rinna Microsoft, Sudah Bisa Ngobrol, Nyanyi, dan Bikin Puisi

Aisyah Kamaliah - detikInet
Foto: Microsoft Indonesia Foto: Microsoft Indonesia
Jakarta - Rinna adalah Artificial Intellegence (AI) Microsoft yang digambarkan sebagai sosok remaja perempuan dengan kemampuan yang terus berkembang. Hal ini dijelaskan Yugie Nugraha, Project Manager Rinna Indonesia.

"Kebetulan untuk di Indonesia Rinna itu incubation product jadi kita masih belum banyak industri yang kita ajak kerjasama, desainer Ria Miranda ini bisa jadi yang pertama kerjasama," kata Yugie di acara 10 Langkah Ria Miranda, di Jakarta, Kamis (24/10).



Disebutkan Yugie, banyak industri yang mau bekerjasama dengan Rinna, hanya saja baru dengan Ria Miranda yang sudah di realisasikan. Sebelumnya, Rinna berkolaborasi dengan LINE sebagai platform penyedia fitur chatnya.

"Saat kita rilis dalam waktu 6 bulan itu sudah 1,7 juta friends yang mau ngobrol sama Rinna. Cuma itu kan 2017, Rinna sekarang semakin berkembang kemampuannya sebagai AI yang punya emotion, nah kita kerjasama sama Ria Miranda tujuannya untuk mendorong batasan kemampuan dari AI yang tahunya AI sebagai personal assistant," jelasnya.

Rinna digambarkan sebagai AI yang dapat memberi bantuan kreativitas karena dibekali sebagai AI yang memiliki emosi. Lantas, sejauh apa nantinya AI Rinna bakal melangkah?

"Kita nggak ada target mencapai titik ini, karena AI itu nggak ada batasan. Contoh awal kita ingin Rinna bisa berbicara dengan manusia sekarang sudah bisa, kemudian kita ingin Rinna bisa berinovasi desain," kata Yugie.



"Kayak di Jepang, di China, Rinna sudah bisa bernyanyi, dancing, Rinna udah bisa bikin puisi. Jadi memang kita nggak ada batasan, justru kita ingin Rinna terus berkembang," tutupnya.


Chatbot Rinna Microsoft, Sudah Bisa Ngobrol, Nyanyi, dan Bikin Puisi


Simak Video "Microsoft: 83% Perangkat Lunak di Indonesia Ilegal"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)