Selasa, 15 Okt 2019 16:44 WIB

Ovo: Tim IT Indonesia Bisa Bersaing dengan Negara Lain

Aisyah Kamaliah - detikInet
Saatnya percaya dengan kemampuan tim IT Indonesia. Foto: unsplash Saatnya percaya dengan kemampuan tim IT Indonesia. Foto: unsplash
Jakarta - Kemajuan di area big data sangatlah besar. Maka tak heran kalau banyak start up yang sudah mulai memperhatikan big data analytics. Karenanya tak heran butuh tim IT yang hebat untuk membuatnya.

Vira Shanty, Chief Data Officer Ovo menyebutkan bahwa sudah saatnya kita tidak ragu dengan keahlian tim IT Indonesia. Hal ini ia ungkapkan Rabu (15/10/2019), di kawasan Jakarta Selatan.

"Pasti bisa lah, optimis saya. Kalau saya bisa ngomong di area tim saya, tim saya lokal 100%, which is tadi saya bilang kalau dibandingkan dengan partner-partner saya dari negara lain itu sangat-sangat kompeten," katanya.



Vira menyebutkan salah satu contohnya ada SmartCube produk Ovo yang dihasilkan dari lokal, sehingga sudah terbukti IT kita tak kalah hebatnya.

SmartCubes merupakan vending machine yang memanfaatkan big data analytics dengan membaca pola konsumen berkolaborasi dengan Cloudera, Informatica dan Kinetica. Meski begitu, Ovo menjanjikan keamanan data konsumen Ovo, tidak akan ada data yang konsumen yang bakal bocor.

"Proses big data analisis yang dilakukan di Ovo itu sangat kami concern dengan consumer data privacy. Tidak ada dalam inovasi ini data consumer yang keluar," jelas Vira.

"Mungkin saya sudah jelaskan sebelumnya, ini lebih ke arah agregasi, lebih ke costumer personal, demografi dan lain-lain, jadi terjamin (aman-red)," tandasnya.


Ovo: Tim IT Indonesia Bisa Bersaing dengan Negara Lain


Simak Video "Rudiantara Semringah Sambut OVO Jadi Unicorn Kelima Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)