Sabtu, 12 Okt 2019 07:47 WIB

Mark Zuckerberg Curhat Bayar Mahal Orang Terkaya Dunia

Fino Yurio Kristo - detikInet
Mark Zuckerberg. Foto: Reuters Mark Zuckerberg. Foto: Reuters
Jakarta - Sebagai sumbangsih di bidang amal, Mark Zuckerberg bersama istrinya Priscilla Chan mendirikan yayasan Chan Zuckerberg Initiative (CZI). Pendiri Facebook ini menceritakan kisah di balik layar yayasan tersebut, termasuk soal biaya operasional.

Dikutip detikINET dari CNBC, Chan Zuckerberg Initiative terutama berkiprah di bidang kesehatan. Nah, salah satu tantangan adalah melakukan riset mendalam mengenai DNA atau biologis manusia yang ternyata memakan biaya komputasi tinggi untuk analisis dan penyimpanan.

Secara khusus, Zuck menyinggung layanan cloud Amazon Web Services (AWS) milik orang terkaya dunia saat ini, Jeff Bezos. Rupanya, Zuck merasa biaya pemakaian AWS untuk CZI kemahalan.


"Satu hal yang kami bicarakan adalah ongkos komputasi dan tagihan AWS kami. Mari menghubungi Jeff dan berbicara soal ini," sebut Zuck.

Proyek yang dikerjakan CZI antara lain penelitian kanker dan sel manusia. Zuck telah menjual banyak saham Facebook untuk membiayainya, bahkan berjanji akan memberikan 99% sahamnya itu secara bertahap.

Ukuran genom manusia adalah lebih dari 6 miliar 'huruf'. Itu merupakan data dalam jumlah masif yang ingin dipahami ilmuwan untuk memberikan perawatan kesehatan yang lebih baik.

AWS sendiri merupakan layanan cloud terbesar dengan pendapatan tembus USD 8,4 miliar pada kuartal silam dan salah satu incaran bisnis mereka adalah di bidang bioteknologi. Ia menjadi salah satu sumber pendapatan Bezos.




Mark Zuckerberg Curhat Bayar Mahal Orang Terkaya Dunia


Simak Video "Mengapa Facebook dan Instagram 3 Kali Tumbang Dalam Setahun?"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)