Raspberry Pi kembali menaikkan harga sejumlah produk komputer papan tunggalnya, hanya dua bulan setelah penyesuaian harga sebelumnya. Hal ini terbilang ironis mengingat Raspberry Pi dikenal menyediakan produk PC dengan harga murah.
Kenaikan terbaru ini menyasar hampir seluruh lini Raspberry Pi 4, Raspberry Pi 5, serta Compute Module 4 dan Compute Module 5 dengan kapasitas RAM 2 GB ke atas, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Selasa (3/2/2026).
CEO Raspberry Pi Eben Upton menyebut lonjakan harga komponen sebagai penyebab utama. Dalam pernyataannya, ia mengatakan biaya beberapa komponen meningkat lebih dari dua kali lipat dalam satu kuartal terakhir, sehingga perusahaan terpaksa kembali menyesuaikan harga jual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulai waktu dekat, harga akan naik USD 10 untuk model dengan RAM 2 GB, USD 15 untuk varian 4 GB, USD 30 untuk versi 8 GB, dan USD 60 untuk konfigurasi 16 GB. Jika dikonversi kasar ke rupiah dengan kurs sekitar Rp 15.800 per USD, kenaikan tersebut setara sekitar Rp 158.000, Rp 237.000, Rp 474.000, hingga Rp 948.000, tergantung kapasitas memori.
Sebelumnya, pada Desember lalu, Raspberry Pi sudah menaikkan harga produk yang sama sebesar USD 5 hingga USD 25, bergantung pada konfigurasi RAM. Untuk Compute Module 5 versi 16 GB, kenaikan saat itu mencapai USD 20 atau sekitar Rp 316.000.
Kenaikan harga kali ini tidak berlaku untuk Raspberry Pi 5 versi 1 GB yang baru diluncurkan dua bulan lalu, Raspberry Pi 4 varian 1 GB, maupun Raspberry Pi 400 versi all-in-one. Produk generasi lama seperti Raspberry Pi 3 dan Raspberry Pi Zero juga tidak terdampak. Menurut Upton, Raspberry Pi masih memiliki stok memori LPDDR2 untuk produk lama tersebut hingga beberapa tahun ke depan.
Upton memperkirakan tekanan harga memori masih akan berlanjut sepanjang 2026. Meski begitu, ia menilai situasi ini bersifat sementara dan berharap penyesuaian harga bisa ditarik kembali ketika kondisi pasar memori kembali stabil.
Kenaikan harga berulang ini berpotensi memengaruhi komunitas hobiis, pendidik, dan pengembang yang selama ini mengandalkan Raspberry Pi sebagai platform komputasi murah dan fleksibel.
(asj/asj)

