Rabu, 25 Sep 2019 16:54 WIB

Kominfo Kembali Tepis Tudingan 'Cekik' Twitter

Fino Yurio Kristo - detikInet
Ilustrasi. Foto: detikINET - Irna Prihandini Ilustrasi. Foto: detikINET - Irna Prihandini
Jakarta - Website dan aplikasi Twitter mengalami gangguan susah diakses. Hal yang sama sempat terjadi kemarin pada saat terjadi aksi demo mahasiswa di gedung DPR/MPR. Apa ada peran dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) soal isu ini?

Kebetulan sore ini juga terjadi momen demo para pelajar yang semakin panas di sekitar gedung DPR/MPR. Ketika dikonfirmasi, Ferdinandus Setu selaku Plt Kepala Humas Kominfo menepisnya.

"Tidak. Kominfo tidak melakukan tindakan apapun. Mungkin karena traffic-nya tinggi," demikian penjelasannya kepada detikcom. Bantahan serupa juga dikemukakan oleh Kominfo kemarin.


Pihak Twitter juga sempat dikonfirmasi sebelumnya dan menyatakan tidak ada 'penjegalan' yang disengaja.

"Kami telah menyelidiki masalah akses ke Twitter yang dialami pengguna di Indonesia hari ini. Kami dapat mengkonfirmasi, bahwa hal tersebut tidak terkait dengan layanan dan jaringan backend kami," kata perwakilan Twitter Indonesia.

Berdasarkan pantauan di situs DownDetector, pada halaman live outage Twitter, terlihat sebagian peta Indonesia berwarna merah sebagai penanda adanya laporan gangguan.

Meski demikian, sejumlah negara lain ada juga yang ditampilkan dengan warna merah, seperti di Belgia, Mesir, dan Jepang. Pada pukul 16.45 WIB, Twitter sudah mulai bisa diakses untuk sebagian netizen.



Simak Video "Sempat Sulit Diakses saat Demo, Twitter Bantah Alami Gangguan"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)