Selasa, 24 Sep 2019 17:06 WIB

Grab Ingin Tingkatkan Jumlah Driver Tuna Rungu Dua Kali Lipat

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikinet Foto: Adi Fida Rahman/detikinet
Jakarta - Grab coba memperluas inisiasi Mendobrak Sunyi ke Indonesia. Diharapkan dapat meningkatkan jumlah driver tuna rungu hingga dua kali lipat.

"Kami ingin Grab dapat diakses dan inklusif untuk semua, terlepas dari latar belakang disabilitas," kata Neneng Gienadi, Managing Director Grab Indonesia saat peluncuran Grab for Good di Jakarta, Selasa (24/9/2019)

Neneng kemudian menceritakan kisah Al Kautsar Wirawan. Dia berasal dari Medan yang nekad mencari pekerjaan di Jakarta.

Sayangnya pekerjaan tidak jua didapat, dia pun cari peruntungan di kota Bandung. Nahasnya saat diterima pekerjaan pun tidak bertahan lama. Kautsar diberhentikan perusahaan tempatnya bekerja lantaran masalah pendengaran.


Akhirnya Kautsar menjadi mitra pengemudi Grab. Tidak terasa profesi barunya itu telah dijalankannya lebih dari setahun menjadi mitra pengemudi GrabCar.
Grab Ingin Tingkatkan Jumlah Driver Tuna Rungu Dua Kali LipatFoto: Adi Fida Rahman/detikinet

"Kami ingin dengan Mendobrak Sunyi, penyandang disabilitas dapat mandiri secara finansial yang mampu menopang keluarga dan meningkatkan kesejahteraan," kata Neneng.

1.000 Mitra Tuna Rungu

Program Mendobrak Sunyi pertama kali diluncurakan di Malaysia. Kemudian Grab memperluasnya ke Thailand, lalu lanjut ke Indonesia dan Singapura.

Total saat ini ada 500 lebih driver yang menyandang disabilitas. Dengan digelarnya Mendobrak Sunyi, Grab berharap dapat menggandakan menjadi 1.000..

Agar upaya tersebut dapat terwujud, Grab telah menyiapkan sejumlah upaya. Beberapa di antaranya merupakan hasil masukan dari para mitra driver penyandang disabilitas.

Pertama membuat video training dengan subtitle atau bahasa isyarat. Sejumlah fitur baru ditambahkan ke aplikasi Grab untuk memudahkan mitra berkomunikasi dengan para pelanggan melalui fitur pesan instan khusus.


Perusahaan ride sharing ini turut berkolaborasi dengan Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin),

"Bersama Gerkatin, Grab akan melakukan serangkaian pelatihan bulanan untuk mitra pengemudi agar dapat melayani pelanggan penyandang disabilitas," pungkas Neneng,

Simak Video "Mayat di Tol Pandaan Terkuak, Ternyata Driver Taksi Online yang Dirampok"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fyk)