Facebook Siapkan Rp 140 Miliar untuk Pendeteksi Deepfake

Facebook Siapkan Rp 140 Miliar untuk Pendeteksi Deepfake

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Senin, 16 Sep 2019 22:40 WIB
Foto: Alexander Koerner/Getty Images
Jakarta - Facebook bekerja sama dengan konsorsium Partnership on AI dan Microsoft serta para akademisi untuk memerangi deepfake. Mereka pun sudah menyiapkan dana USD 10 juta atau sekitar Rp 140 miliar untuk keperluan tersebut.

Kerja sama ini ditujuan untuk membuat kumpulan data deepfake, benchmare dan mengajak publik untuk mencari solusi dalam memerangi penyebaran video deepfake di dunia maya. Dana sebesar USD 10 juta tersebut bakal digelontorkan untuk mendanai penelitian tersebut, yang bertujuan untuk mempermudah mencari konten yang dibuat menggunakan deepfake.

Deepfake Detection Challenge -- nama program tersebut -- didukung oleh akademisi dari sejumlah universitas, seperti Cornell Tech, MIT, University of Oxford, UC Berkeley, University at Albany-SUNY, dan University of Maryland.

Dalam program ini juga bakal mempunyai papan skor untuk memperlihatkan sistem pendeteksi deepfake yang paling canggih. Sementara dataset deepfake yang sudah dikumpulkan bakal dirilis dalam konferensi NeurIPS yang diadakan di Vancouver, Kanada, Desember mendatang.


"Ini adalah masalah yang terus berevolusi secara konstan, sama seperti spam dan bermacam masalah lain, dan kami berharap dengan membantu industri dan komunitas AI, prosesnya bisa dipercepat," ujar CTO Facebook Mike Schroepfer dalam postingan blognya.

"Hal yang sangat penting adalah mempunyai data yang bisa diakses secara gratis untuk digunakan para komunitas, yaitu data yang berasal dari partisipan yang sudah memberi izin, dan bisa digunakan tanpa halangan," tambahnya.

Simak Video " Dihajar Corona, Saham Microsoft Bonyok"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)