Senin, 16 Sep 2019 18:49 WIB

Gojek Masuk Top 10 Most Valuable Indonesian Brand 2019

Nurcholis Maarif - detikInet
Foto: Dok Gojek Foto: Dok Gojek
Jakarta - Gojek masuk daftar 10 besar dalam BrandZ Most Valuable Indonesian Brand 2019. Brand Gojek yang tumbuh 88% atau senilai US$ 4,487 miliar (sekitar Rp 63 triliun) pada tahun 2019 ini unggul sebagai The Most Valuable Digital Brand.

Menurut Chairman of BrandZ David Roth, kriteria tersebut dinilai berdasarkan aspek purpose, innovation, communications, experience, dan love yang membentuk matriks meaningful (bermakna), different, (unik/berbeda dengan yang lain), dan salient (selalu diingat). Aspek-aspek tersebut menunjukkan kesehatan brand Gojek sangat baik sehingga menumbuhkan pertumbuhan brand value.


"Perubahan lanskap konsumen berdampak pada pertumbuhan ekonomi di wilayah Asia Tenggara. Namun, tantangan bagi brand lokal yang memiliki aspirasi global adalah untuk memperkuat profil 'Brand Indonesia' yang berkualitas dan dapat dipercaya," ucap David dalam keterangan tertulis, Senin (16/9/2019).

"Pengalaman pelanggan telah menjadi faktor yang sama pentingnya dengan produk dan layanan. Brand harus menawarkan cara-cara baru yang kreatif untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan, serta meningkatkan standar yang membedakan mereka dari kompetitor," imbuhnya.

David juga mengatakan bahwa tren utama yang disorot dalam penelitian top 50 BrandZ Indonesia meliputi menjadi berarti bagi konsumen Indonesia, memanfaatkan kebanggaan lokal, dan membangun kegembiraan melalui pengalaman di media sosial.

Sementara itu, Co-Founder Gojek Kevin Aluwi mengatakan bersyukur karena berarti kehadiran Gojek masih membawa dampak yang signifikan bagi masyarakat Indonesia. Menurutnya, pihaknya mendirikan Gojek karena ingin mengatasi masalah mobilitas. Adapun keberhasilan solusi yang ditawarkan melalui ride-hailing kemudian membawa pihaknya kepada potensi-potensi solusi vertikal lainnya.


"Kami percaya bahwa Gojek tetap terdepan di Indonesia karena kami adalah perusahaan karya anak bangsa dengan pemahaman yang mendalam tentang konsumen dan pasar Indonesia. Ke depannya, kami terus berupaya untuk menawarkan cara pintar dalam mengatasi tantangan yang dihadapi para pengguna #PastiAdaJalan untuk hidup yang lebih mudah bagi konsumen," ucap Kevin.

"Lalu juga untuk akses pendapatan tambahan yang lebih luas bagi mitra, untuk peluang pertumbuhan bisnis yang pesat bagi para merchant, dan masih banyak lagi," imbuhnya.

Simak Video "Akselerasi Startup Lain, Gojek Tak Ingin Sukses Sendirian"
[Gambas:Video 20detik]
(mpr/fyk)