2008, Era TV Digital?
- detikInet
Jakarta -
House Energy and Commerce Committee Amerika Serikat telah mengesahkan pernyataan yang menyebutkan bahwa sekiranya akhir 2008 semua stasiun TV harus mengakhiri siaran analognya. Bagaimana dengan Indonesia?House Panel telah mengesahkan pernyataan yang menyebutkan bahwa stasiun televisi pada 31 Desember 2008 sekiranya harus mengakhiri siaran analog. Agar sebagian frekuensi siaran bisa digunakan untuk koresponsdensi kedaruratan. Sementara sisanya lagi bisa dijual untuk jaringan nirkabel.Sementara itu para pendukung partai Republik, menawarkan US$ 990 juta (US$ 1 = Rp 10.000 Sumber:detik.com) untuk mensubsidi alat konversi siaran digital ke siaran analog. Hal ini dimaksudkan agar perangkat televisi yang sudah ada masih dapat terus digunakan.Di lain pihak, partai demokrat berpendapat, dana sebanyak itu--yang mana sekitar US$ 160 juta digunakan untuk pengeluaran administrasi--tidak akan mencukupi untuk penyediaan alat konversi. Mengingat ada puluhan juta pesawat televisi analog yang beredar di Amerika Serikat saat ini.Untuk diketahui saja, ada sekitar 21 juta rumah di Negeri Paman Sam yang hanya mengandalkan siaran televisi analog. Dan sebagian besar rumah berlangganan layanan TV kabel ataupun satelit. Dilaporkan juga, banyak rumah yang memiliki pesawat televisi lebih dari satu. National Association of Broadcast memperkirakan ada sekitar 73 juta pesawat televisi yang butuh alat konversi dari siaran digital ke siaran analog. Demikian seperti dilansir Reuters yang dikutip detikinet Jumat (28/10/2005).
(ien/)