Selasa, 10 Sep 2019 16:35 WIB

Ada PHK di Startup Unicorn Bukalapak, Ini Kata Menkominfo

Agus Tri Haryanto - detikInet
Menkominfo Rudiantara bersama CEO Bukalapak Achmad Zaky. (Foto: dok. Bukalapak) Menkominfo Rudiantara bersama CEO Bukalapak Achmad Zaky. (Foto: dok. Bukalapak)
FOKUS BERITA PHK Bukalapak
Jakarta - Bukalapak melakukan restrukturisasi karyawan alias pemutusan hubungan kerja (PHK). Dengan status Bukalapak sebagai salah satu unicorn kebanggaan Indonesia, apa kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara terhadap hal tersebut?

"Dalam konteks bisnis (peningkatan profitabilitas) dan merespons pasar yang sangat dinamis, hal yang wajar apabila ada 'realokasi' atau 'churn' jumlah pegawai," kata Rudiantara dalam pesan singkatnya kepada detikINET, Selasa (10/9/2019).




Dengan pertumbuhan yang mencapai tiga kali, imbuh Menkominfo, secara strategis perusahaan yang didirikan Achmad Zaky itu sangat mungkin akan merekrut lagi pegawai. "Namun yang kualifikasinya lebih sesuai dengan dinamika bisnis," ucapnya.

Masih sehubungan dengan status unicorn yang telah disandang Bukalapak, orang yang mau bekerja di bidang startup pun disebutnya tak perlu risau dengan kemungkinan seperti PHK asalkan memang memilki kapasitas dan kapabilitas.

"Bagi orang yang mempunyai kapasitas & kapabilitas tidak akan pernah khawatir dengan 'churn' pegawai. Justru bagi mereka, ditambah kemampuan entrepreneurship bisa menjadi startup tersendiri dan menjadi bagian ekosistem Bukalapak," pungkasnya.




Bukalapak sebelumnya sudah mengonfirmasi sedang melakukan penataan internal dalam bentuk restrukturisasi, rasionalisasi, dan rekrutmen secara terfokus untuk mendukung implementasi strategi bisnisnya.

"Penting bagi Bukalapak untuk memfokuskan kembali strategi bisnisnya, supaya bisa terus memberikan impact terhadap Indonesia dan bahkan dunia, tidak hanya saat ini, tapi terus hingga generasi-generasi jauh di bawah kita," kata juru bicara dari manajemen Bukalapak.




Simak Video "Rudiantara Semringah Sambut OVO Jadi Unicorn Kelima Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/krs)
FOKUS BERITA PHK Bukalapak