Senin, 02 Sep 2019 21:18 WIB

Truk BBM Pertamina Manfaatkan IoT, Ini Sejumlah Tujuannya

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik Pertamina, yang berjumlah 1.800 unit, kini bisa dipantau dari jarak jauh. Canggihnya lagi, kendaraan tersebut dapat menjaga keselamatan karyawan dalam bekerja.

Hal itu memungkinkan berkat implementasi solusi Internet of Things (IoT) dari Telkomsel yang dinamakan Fleetsight dan kini terpasang di ribuan truk milik PT Pertamina Patra Niaga, pelaku usaha di bidang sektor hilir industri minyak dan gas.




"Pemanfaatan IoT ini akan meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan juga monitoring," ujar Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Selain itu juga, adopsi digital juga memungkinkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahan dan layanan FleetSight Telkomsel akan mendukung Pertamina dalam mengakselerasi efektivitas dan efisiensi dalam operasional bisnisnya. Dengan memakai FleetSight di kendaraan operasional truk BBM, Pertamina akan mendapatkan manfaat terkait kemudahan dalam memonitor kendaraan, meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional, sekaligus menjaga keselamatan pengemudi truck BBM dalam bekerja.

Diluncurkan Mei 2019, Telkomsel FleetSight menghadirkan solusi IoT untuk aset-aset bergerak termasuk memonitor dan mengontrol armada kendaraan dengan menyematkan perangkat telematika berbasis satelit, yang diintegrasikan dengan sensor atau peralatan tambahan pada kendaraan. Teknologi ini mampu merekam semua paramater mobilitas aset sekaligus menyediakan informasi kepada pengguna dalam bentuk insight maupun data, seperti pilihan rute, jam operasional kendaraan, perilaku mengemudi, hingga mengukur batas kecepatan.

Pertaminan Manfaatkan Kecanggihan IoT di Truk BBM, Tujuannya?Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET

Data-data tersebut dikombinasikan dengan rule dan alert yang mampu memberikan peringatan secara real-time ketika terjadi pelanggaran standard operasional, misalnya melebihi kecepatan, beroperasi di luar jadwal, melintasi rute yg bukan seharusnya, temperatur kerja komponen-komponen kritikal melebihi standard, dan lain-lain.

Melalui perjalanan kendaraan yang lebih efisien, Telkomsel FleetSight juga berkontribusi membuat kendaraan dapat lebih ramah lingkungan karena mampu mengurangi emisi hasil pembakaran (carbon footprint)




Adapun kerja sama Telkomsel dengan PT Pertamina Patra Niaga ini tiga fase. Tahap pertama pemasangan FleetSight yang siap beroperasi pada September-Oktober 2019. Tahap kedua dan ketiga berkaitan peningkatan fitur Telkomsel Fleetsight dengan mengintegrasikan beberapa sensor tambahan yang dirancang untuk mampu mengidentifikasi parameter tambahan seperti temperatur rem kendaraan, kekentalan oli mesin, dan tekanan pada ban.

"Tujuannya agar memudahkan manajemen PT Pertamina Patra Niaga dalam meningkatkan keselamatan pengendara, keselamatan kendaraan, melakukan monitor kendaraan, meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional, dan juga akurasi jumlah produk yang dikirimkan," kata Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Nina Sulistyowati.




Simak Video "Telkomsel Gandeng Pertamina Patra Niaga untuk Digitalisasi Industri Migas"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com