Geger Bos Taksi Malaysia Tolak Gojek dan Singgung Kemiskinan

ADVERTISEMENT

Geger Bos Taksi Malaysia Tolak Gojek dan Singgung Kemiskinan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 28 Agu 2019 10:18 WIB
Geger Bos Taksi Malaysia Tolak Gojek dan Singgung Kemiskinan
Gojek. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pemerintah Malaysia sudah memberikan lampu hijau pada Gojek untuk beroperasi di negaranya. Namun di samping penyambutan, penolakan digeber beberapa kalangan, termasuk dari bos perusahaan taksi yang bahkan menyuarakan suara keras.

Pendiri Big Blue Taxi, Shamsubahrin Ismail, bikin heboh media sosial karena pernyataannya yang mengkritik Gojek. Bahkan ia menyinggung soal kemiskinan di Indonesia.

"Kemiskinan di Indonesia terlalu tinggi, gaji tak tinggi. Malaysia tidak bisa seperti itu. Anak muda (Malaysia) bukan miskin, tak datang dari keluarga miskin. Kenapa kita mau menjatuhkan marwah mereka sehingga menjadi tukang Gojek," ujarnya.

"Di Indonesia, wanita dapat memeluk driver begitu saja tapi bagaimana dengan Malaysia? Apakah kita ingin melihat wanita kita memeluk driver di sana-sini?" tambahnya, seperti dikutip dari Free Malaysia Today.


Sebelumnya, ia juga mengkritik Menpora Malaysia, Syed Abdul Rahman, yang getol mengkampanyekan Gojek dan membuka jalan startup unicorn ini masuk Malaysia.

"Dia adalah menteri yang berpendidikan tapi sementara kementerian lain membicarakan soal mobil terbang dan mobil nasional, dia meminta anak muda menjadi tenaga pengiriman. Gojek sebagai karir tak menjanjikan masa depan, anak muda kita pantas mendapat lebih baik," sebutnya.

Halaman Selanjutnya: Timbulkan Emosi Netizen (fyk/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT