Ibu Kota Baru Perlu Dilengkapi Teknologi Smart City

Ibu Kota Baru Perlu Dilengkapi Teknologi Smart City

Isabelle Carinna Dew - detikInet
Selasa, 27 Agu 2019 19:40 WIB
Foto: Ibu kota baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara (Instagram Jokowi)
Jakarta - Presiden Jokowi resmi mengumumkan ibu kota baru di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota baru ini selayaknya dilengkapi teknologi Smart City.

"Teknologi Smart City dapat membantu menciptakan ibu kota baru yang bersahaja dan berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat serta menciptakan ekosistem yang produktif, hingga bisa bukan saja menjadi kebanggaan nasional namun juga menjadi kota yang patut dicontoh di ASEAN," ujar Presiden Direktur Honeywell Indonesia Roy Kosasih dalam keterangannya, Selasa (27/8/2019).

Roy mengatakan itu dalam diskusi bertajuk 'Perencanaan Dan Pembangunan Ibukota Negara Berbasis Smart City' yang digelar di Universitas Indonesia. Hadir juga dalam diskusi tersebut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro.


Roy menjelaskan Honeywell membantu beberapa kota pintar yang memiliki pertumbuhan pesat dengan teknologi Internet of Things (IoT). Teknologi IoT dipakai untuk mengatasi bermacam hal seperti meningkatkan keamanan, manajemen lalu lintas, dan pemantauan kerumunan hingga keselamatan pejalan kaki.

Beberapa fitur Honeywell yang bisa diaplikasikan adalah software canggih seperti analitik dan manajemen video, sistem identifikasi plat nomor, pelacakan dan pemantauan aset dengan GPS, sensor suhu, dan sistem pengenalan.

Ibu Kota Baru Perlu Dilengkapi Teknologi Smart CityFoto: Dok Honeywell

Teknologi-teknologi tersebut membantu memecahkan masalah perkotaan sehari-hari seperti parkir sembarangan, manajemen lalu lintas, pemantauan kerumunan, keselamatan pejalan kaki dan pencegahan kejahatan.

"Teknologi yang tepat akan membawa manfaat bagi pemerintah kota," kata Roy.

"Ini termasuk manajemen energi yang lebih baik dan lebih efisien, peningkatan keselamatan publik dengan respon darurat yang lebih cepat dan lebih akurat, manajemen lalu lintas dan transportasi yang lebih efisien dan efektif - yang kita tahu sangat penting untuk kota-kota di seluruh Indonesia - dan manajemen air dan listrik yang sangat efisien dan efektif, termasuk pengelolaan air bersih, kotor dan limbah, dan manajemen penerangan jalan," jelasnya.


Honeywell telah membantu beberapa Smart City yang memiliki pertumbuhan pesat dengan teknologi IoT. Di antaranya adalah Ibukota Administratif Kairo Baru di Mesir, serta kota dan negara bagian India seperti Bhubaneshwar, Aurangadbad, Madhya Pradesh, Ujjain, Rajkot, Faridabad, dan Ranchi.

Selain itu, Honeywell telah menjalankan kemitraan dengan Smartworld untuk mendukung pemerintah Uni Emirat Arab dalam pengembangan Smart City.

Simak Video "Ibu Kota Pindah, Smartfren Perluas Jaringan di Kalimantan Timur"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/krs)