Bangun Pertanian Indonesia, TaniGroup Gandeng IPB

Bangun Pertanian Indonesia, TaniGroup Gandeng IPB

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 18 Agu 2019 20:30 WIB
Foto: Screenshot
Jakarta - TaniGroup, yang menaungi TaniHub dan TaniFund bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk membangun sektor pertanian Indonesia.

Kolaborasi dengan institusi pendidikan dinilai penting oleh TaniGroup untuk memecahkan berbagai permasalahan yang ada di sektor pertanian Indonesia, yang sudah sangat mendesak untuk dipecahkan.

Dalam hal ini, TaniGroup sebagai pelaku usaha di sektor swasta dan IPB sebagai institusi pendidikan tinggi negeri yang berfokus pada pertanian bersama-sama memiliki peran sebagai pemangku kepentingan (stakeholders) di dunia pertanian Indonesia, di samping petani, pemerintah, dan masyarakat umum yang di dalamnya terdapat berbagai jenis industri serta konsumen.

"Penandatanganan MoU dengan IPB adalah bukti dari komitmen kami untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka mendukung pertanian Indonesia. TaniHub dan TaniFund berangkat dari semangat 'Agriculture for Everyone', sebuah visi untuk membuka akses seluas-luasnya bagi petani dan masyarakat umum untuk saling bahu-membahu meningkatkan kesejahteraan bersama dan menciptakan masa depan yang lebih baik. Dalam hal ini, kolaborasi dengan banyak pihak menjadi penting karena tidak mungkin kami melakukan upaya itu sendiri," ujar Ivan Arie Sustiawan, CEO dan Co-Founder TaniGroup dalam keterangan yang diterima detikINET.


Hubungan antara TaniGroup dan IPB sudah berlangsung sejak lama sebagai sesama stakeholders di sektor pertanian. TaniGroup secara konsisten berpartisipasi sebagai narasumber dalam sejumlah event yang diadakan IPB maupun organisasi yang bernaung di bawah kampus pertanian tersebut.

Di sisi lain, TaniGroup melihat peran IPB sangat strategis melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta penciptaan sumber daya manusia (SDM) untuk sektor pertanian. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk memecahkan masalah ketidaksesuaian (mismatch) antara SDM yang diciptakan di dunia pendidikan dan tenaga kerja dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh industri.

"Pada era Revolusi Industri 4.0 yang penuh ketidakpastian, kolaborasi menjadi jawaban bagi setiap organisasi agar mampu bergerak lincah menghadapi berbagai tantangan, termasuk IPB sebagai institusi pendidikan tinggi negeri terkemuka. Kami terus mendorong kolaborasi dengan pelaku industri, termasuk perusahaan startup seperti TaniGroup, untuk bersama-sama menghadirkan teknologi 4.0 ke dalam pembangunan pertanian, sekaligus sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui MoU ini, kami berharap kerja sama yang lebih erat dapat segera dilaksanakan untuk mewujudkan pertanian 4.0 di Indonesia," ujar Arif Satria, Rektor IPB.

TaniGroup berharap kolaborasi dengan IPB dapat berbuah kongkret melalui serangkaian kerja sama di masa depan. Kerja sama tersebut dapat berupa, namun tidak terbatas pada, bidang penelitian serta pengembangan data dan SDM yang bersifat mutual.

Sebagai contoh, SDM yang ahli dalam pengelolaan tanah dan tanaman (agronomist) dapat berperan signifikan dalam memperbaiki kualitas hasil panen, sehingga para petani dapat memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.

"Kerja sama dengan berbagai pihak diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas kami dalam menciptakan dampak sosial, yang adalah salah satu pilar TaniGroup," tutup Ivan.

Simak Video "Tokopedia Tawarkan 2 Program untuk Peserta Program Kampus Merdeka"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)