Minggu, 28 Jul 2019 21:33 WIB

Ribuan Warga Singapura Rebutan Ponsel Diskonan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Momen peluncuran iPhone XS di Singapura. Foto: detikINET/Adi Fida Rahman Momen peluncuran iPhone XS di Singapura. Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Jakarta - Meski sudah negara makmur, warga Singapura ternyata tetap terpikat smartphone diskonan. Bahkan nyaris rusuh sehingga pihak kepolisian pun melakukan pengamanan.

Dikutip detikINET dari Strait Times, Minggu (28/7/2019), jelang peringatan hari kemerdekaan Singapura, Huawei memangkas harga ponsel Y6 Pro 2019 dari 198 dolar Singapura menjadi 54 dolar Singapura, di kisaran Rp 550 ribu.


Diskon besar itu berlaku bagi warga Singapura yang berusia di atas 50 tahun. Sambutan ternyata sangat antusias di mana ribuan orang muncul di 27 toko Huawei di seluruh Singapura.

Sayangnya ponsel itu begitu cepat sold out sehingga tak sedikit calon konsumen yang kecewa berat. Bahkan polisi terpaksa dipanggil di beberapa lokasi toko untuk mengendalikan massa.

Salah satu peminat bernama Loh Ye Meng berkisah dia pergi ke salah satu toko Huawei pada pagi hari, tapi antrean sudah amat panjang. Pihak toko juga telah memajang tanda ponsel yang didiskon telah habis.

Sebagian pengantre yang sudah tidak muda lagi merangsek ke toko untuk protes. Loh pun memutuskan memanggil polisi karena cemas massa yang marah tak dapat diatur.

"Saya cukup kecewa soal situasinya. Bagaimana bisa tidak ada stok sebelum toko buka? Apa coba membodohi orang dan memanfaatkan hari besar negara?," sergahnya.


"Kami sungguh menyesal mengecewakan mereka yang sudah hadir sejak pagi. Handset Y6 Pro sudah habis dan mengalami peningkatan permintaan amat tinggi," sebut Huawei.

"Perusahaan berterima kasih pada warga masyarakat untuk dukungan mereka yang terus menerus dan menyesali suplai ponsel yang tidak memadai," tambah mereka.

Simak Video "Gaya Pameran Teknologi Huawei yang Fashionable"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/asj)