Rabu, 26 Jun 2019 22:55 WIB

Kisah Wahyoo Dilirik Negara Tetangga & Venture Capital Global

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Digitaraya Foto: Digitaraya
Jakarta - Kendati umurnya masih muda belia, sejak kelahirannya tahun 2017 lalu rupanya Wahyoo sudah dilirik sejumlah negara tetangga lho.

Jadi ceritanya belum lama ini Wahyoo mewakili Indonesia di Google Demo Day Asia 2019. Kegiatan ini menjadi bagian dari perhelatan Techsauce Global Summit yang berlangsung di Bangkok, Thailand pada 19-20 Juni lalu.




Ajang tersebut dinilai sangat penting karena mempertemukan pelaku startup dan perusahaan investasi potensial dari seluruh dunia. Namun butuh perjuangan yang keras agar peserta menjadi jawara.

"Berkat Digitaraya, Wahyoo bisa ke Bangkok. Kami jadi punya akses langsung ke Google," kata Peter Shearer, Founder dan CEO Wahyoo.

Di Google Demo Day Asia 2019, Wahyoo harus bersaing keras dengan Glazziq (Thailand), Anywhr (Singapore), Modoo (China), Tello Talk (Pakistan), Lily Medtech (Jepang), Matelabs (India), Kyna (Vietnam), Soundbrenner (Hong Kong), Talkiplay (Australia) dan Yolk (Korea). Untungnya Google memberikan waktu lebih panjang agar startup mempersiapkan diri.

Peter saat mempresentasikan Wahyoo di Google Demo Day Asia 2019.Peter saat mempresentasikan Wahyoo di Google Demo Day Asia 2019. Foto: Digitaraya

"Kami diminta untuk lebih awal datang. Kami diberikan program pelatihan dengan coach dari London supaya ketika presentasi lancar, dapat meyakinkan orang dan bisa percaya diri," cerita Peter.

"Walaupun presentasinya hanya 4 menit, tapi bagaimana 4 menit ini disiapkan 3 hari secara intens, sampai tim Google mengundang coach dari London, ini buat saya berpendapat ini kompetisi yang sangat penting," sambungnya.

Pelatihan itu membuahkan hasil. Peter yang tampil dengan celemek khas menyajikan presentasi dengan lancar. Walaupun sempat dijagokan sebagai pemenang, dewi fortuna belum menghampiri Wahyoo malam itu.




Startup China yang dipilih juri sebagai pemenang. Tapi Wahyoo mendapat banyak perhatian. Setelah presentasi, Peter langsung diserbu peserta lain mengatakan kalau di negaranya mengalami masalah serupa. Karenanya Wahyoo diminta untuk datang ke negara mereka.

"You need come to India, we really need you. It really scalable," kata Peter menirukan peserta dari Negeri Gangga.

Wahyoo Dilirik Negara Tetangga & Venture Capital Global Peter Shearer, Founder dan CEO Wahyoo Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Selain presentasi di Google Demo Day Asia 2019, Wahyoo berkesempatan tampil di Indonesia Pavilion. Oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diberikan booth sendiri agar bisa lebih unjuk gigi.

"Kami diberikan booth gratis oleh Kominfo. Saya jadi bisa mempromosikan Wahyoo ke banyak orang, masyarakat internasional. Banyak venture capital dari berbagai negara datang ke booth kami, mereka tertarik membawa Wahyoo lebih luas lagi," ujar Peter.

"Mimpi kami bisa go internasional. Wahyoo ingin bawa warung makan Indonesia seperti McDonald ada di mana-mana," tegasnya.

Dukungan Lima Investor

Wahyoo punya keinginan untuk melebarkan sayapnya hingga ke seluruh Indonesia. Tidak hanya warung tegal, mereka punya mimpi menaikan kelas warung mie, warung padang, warung sate, warung soto bahkan warung bakso.

Satu langkah yang akan ditempuh dengan menghadirkan aplikasi untuk konsumen. Lewat aplikasi ini konsumen bisa memberikan rating pada warung makan, sehingga bisa memacu peningkatan kualitas.

Selain itu lewat aplikasi itu, konsumen dapat berlangganan layanan katering. Ini akan memberikan tambahan pemasukan bagi pemilik warung.

"Rencananya aplikasi ini akan dirilis sekitar akhir tahun," ungkap Peter.

Wahyoo Dilirik Negara Tetangga & Venture Capital GlobalFoto: Wahyoo


Dalam waktu dekat mereka akan memperkenalkan Wahyoo Flagship. Memperlihatkan bagaimana warteg yang ideal dari sudut pandang Wahyoo.

"Ini seperti unit percontohan warteg di era digital itu seperti apa," kata Peter.

Pria yang berkecimpung di teknologi augmented reality ini optimis semua rencana Wahyoo akan berjalan. Pasalnya mereka baru saja mendapat dukungan dari lima investor.




"Kami bersyukur baru menyelesaikan pendanaan perdana dari lima venture capital besar yang punya misi, hati dan mimpi yang sama," kata Peter.

Namun dia tidak bisa menyebutkan berapa nilainya dan siapa saja para investornya saat ini. Tapi dia berjanji akan mengumumkan dalam waktu dekat.

(afr/krs)