Selasa, 09 Apr 2019 16:31 WIB

Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Banda Aceh Gandeng Go-Jek

Agus Setyadi - detikInet
Foto: Go-Jek Foto: Go-Jek
Banda Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh menggandeng Go-Jek untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Pelaku UMKM dan pariwisata juga didorong untuk menggunakan layanan non-tunai via Go-Pay.

Perjanjian kerjasama ini diteken Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dan Vice President Regional Public Policy & Government Relation Go-jek Damar Juniarto, di ruang rapat Wali Kota di Balai Kota Banda Aceh, Selasa (9/4/2019). Dalam perjanjian itu, kedua pihak berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan pelayanan publik.

"Ini merupakan salah satu cita-cita kami dalam mewujudkan Banda Aceh Smart City. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa berbagai pihak, termasuk Go-jek memberikan perhatian yang semakin besar terhadap pengembangan UMKM di Kota Banda Aceh lewat Go-Food-nya," kata Aminullah dalam sambutannya.




Kehadiran Go-jek di Banda Aceh, kata Aminullah, membawa dampak positif bagi seluruh sektor seperti kuliner, pariwisata, dan lainnya. Hal ini juga untuk mempermudah masyarakat serta mengindikasikan Kota Banda Aceh terus berkembang.

Aminullah menyebutkan, dengan adanya kerjasama dengan Go-Jek juga memberi peluang bagi pengembangan ekonomi masyarakat. Dia mencontohkan seperti pengembangan potensi UMKM.

"Di era serba digital ini, tidak bisa dimungkiri bahwa sosial media memiliki pengaruh yang sangat besar untuk memikat hati para calon pelanggan baru. Sosmed saat ini menjadi alternatif baru dan penting untuk memasarkan produk menggantikan cara-cara yang lama," jelas Aminullah.




Menurut Aminullah, di masa sekarang ini media sosial tidak lagi hanya sebatas untuk mencari teman. Tapi juga sudah berubah dan memberi peluang bagi anak muda dan masyarakat untuk berbisnis online.

"Medsos sekarang sudah menjadi sebuah bentuk dari portal e-commerce dalam melejitkan omset para pelaku usaha Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM). Sehingga hal tersebut dapat memudahkan masyarakat kita," jelasnya.

Selain untuk menggenjot perekonomian, kerja sama tersebut juga mencakup pada sektor pelayanan publik seperti pembayaran elektronik. Layanan pembayaran non tunai menggunakan Go-pay ini juga nantinya dapat dimanfaatkan untuk sektor pariwisata.




Jika ini berlaku, wisatawan yang melancong ke Aceh nantinya dapat membeli tiket perjalanan lewat aplikasi Go-pay. Aminullah mencontohkan seperti tiket masuk tempat wisata, serta untuk pembayaran pada transportasi publik, salah satunya layanan penyeberangan kapal feri.

Sementara itu Damar Juniarto mengatakan, kerjasama yang dibangun dengen Pemko Banda Aceh ini mencakup sektor pariwisata, keagamaan, pajak dan retribusi, kesehatan, UMKM, transportasi publik, dan pengembangan dan pelatihan UMKM.

"Go-Jek adalah sebuah perusahaan aplikasi karya anak bangsa yang telah memberi sumbangan pada perekonomian bangsa ini mencapai Rp.44 T. Dan ini masih bisa dikembangkan lagi, karenanya kita perlu membangun kerjasama dengan pemerintah. Karena dengan pemerintah kita akan bisa melakukan banyak hal," jelas Damar.





(agse/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed