Jumat, 22 Mar 2019 19:00 WIB

Cara Kominfo Menyasar Startup Daerah Terpencil

Josina - detikInet
Semuel Abrijani Pangerapan. (Foto: detikINET/Josina) Semuel Abrijani Pangerapan. (Foto: detikINET/Josina)
Jakarta - Hadirnya sektor baru di dunia startup Indonesia yakni energi didukung sepenuhnya oleh pemerintah. Hal ini dianggap menjadi titik awal bagi sektor lainnya untuk turut andil.

"Pemerintah sangat ingin untuk membantu startup-startup indonesia, kita sangat sangat fokus dan kita ingin memang startup di indonesia berkembang," ujar Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan.

Untuk mengembangkan startup di Indonesia, pemerintah pun memiliki program untuk menyalakan 5.000 desa di seluruh Indonesia. Menurut Samuel, langkah ini akan membantu masyarakat di daerah terpencil yang ingin membuat startup tapi terbentur tidak adanya listrik dan internet.


"Program ini supaya di daerah pelosok-pelosok akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengembangkan startup bukan hanya sebagai market saja tapi juga sebagai pendiri yang punya program," ujarnya.

Selain itu, Kominfo juga memiliki program 20.000 digital talent untuk menyiapkan untuk pelaku startup yang membutuhkan tenaga. Mereka juga akan dilatih melalui program ini secara gratis.

"Kemarin kita sudah belajar bagaimana mendidik seribu tenaga terkait dunia digital kita ingin kembangkan terus ini adalah pengembangan ekonomi yang kita bangun di Indonesia," pungkasnya (jsn/fyk)